Wall Street Menguat Usai The Fed Kembali Turunkan Suku Bunga

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 07:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 31 278 2123922 wall-street-menguat-usai-the-fed-kembali-turunkan-suku-bunga-CTtivPu4CX.jpg Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir menguat, usai Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) kembali memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis point. Hal itu kembali mendorong indeks S&P 500 menyentuh rekor kedua kalinya tahun ini.

The Fed menurunkan tingkat kebijakan ke 1,50%-1,75%. Keputusan itu berbeda dengan pernyataan sebelumnya yang akan bertindak untuk mempertahankan ekspansi ekonomi, di mana mengisyaratkan Fed menunda pemotongan suku bunga.

Baca Juga: Menanti Fed Rate, Wall Street Menguat

Dow Jones Industrial Average naik 115,54 poin atau 0,43% menjadi 27.186,96. S&P 500 naik 9,92 poin atau 0,33% menjadi 3.046,81 dan Nasdaq Composite menambahkan 27,12 poin, atau 0,33% menjadi 8.303,98.

Ilustrasi wall street

"Kami mempercayai kebijakan moneter ada di tempat yang baik," kata Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters, Kamis (31/10/2019).

Powell mengatakan, langkah ini untuk membantu menyelamatkan ekonomi tetap kuat dalam ketidakpastian perkembangan global. Di samping itu, hal ini menyediakan asuransi terhadap risiko yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Wall Street Masih Tertekan Data Aktivitas Pabrik di AS

"Kami melihat kebijakan moneter saat ini akan tetap sesuai untuk informasi yang masuk tentang ekonomi tetap luas dengan prospek kami," ujarnya.

Harapan penurunan suku bunga dan optimisme baru-baru ini di sekitar pembicaraan perdagangan telah membantu mengangkat indeks S&P 500 untuk mencatat tertinggi harian selama tiga sesi berturut-turut.

Sementara itu, Departemen Perdagangan menunjukkan data yang membuat pertumbuhan ekonomi AS melambat. Sebuah laporan menyampaikan investasi bisnis menurun diimbangi oleh belanja konsumen tinggi dan ekspor meningkat semakin menghilangkan kekhawatiran pasar keuangan akan resesi.

Data lain menunjukkan percepatan moderat dalam pertumbuhan pekerjaan sektor swasta, didorong oleh keuntungan di sektor jasa, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP. Data datang sebelum laporan gaji Jumat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini