Halangi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Sutet PLN Digeser

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 November 2019 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 04 320 2125553 halangi-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-sutet-pln-digeser-5nzXu1vAXr.jpg Tiang Sutet PLN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memanggil beberapa direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membicarakan percepatan proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung.

Beberapa Direktur Utama BUMN yang datang seperti Plt Direktur Utama PLN (Persero) Sripeni Inten, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro.

Baca Juga: Dipanggil Erick Thohir, Bos KAI Diminta Percepat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ditemui usai rapat, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, tadi dibahas mengenai masalah yang menghambat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Misalnya menara Sutet yang menghalangi jalur proyek.

Sutet Halangi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Nantinya menara sutet itu akan digeser beberapa meter agar tidak menghalangi lagi. Hal tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Bikin Pipa BBM Terbakar, karena Tak Ada Peta?

"Sutet sudah ada solusi tadi PLN sudah dipanggil juga, itu penggeseran, Pertamina oke, PLN oke mudah-mudahan ini on the track. Geser sutet paling beberap meter dari situ," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Menurut Edi, penggeseran ini sebagai upaya percepatan pengerjaan proyek Kereta Cepat. Apalagi Erick meminta agar proyek tersebut tidak lagi tertunda.

"Yang dibahas kereta cepat. Poinnya beliau meminta supaya semua yang memang sudah dipersiapkan itu tidak lagi terjadi kemunduran," jelasnya.

Edi menjelaskan saat ini progres pembebasan lahan tinggal beberapa persen lagi. Bahkan menurutnya, pembebasan lahan saat ini jumlahnya tidak sampai 1%.

"Tinggal sedikit kok kayak tanah kan tinggal kurang dari 1% sudah selesai, pembangunan sudah sampai lebih 30% , ini akan dipercepat, mudah-mudahan ya," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini