nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RI Masih Impor Pacul, Kadin: Malu-maluin

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 07 320 2126984 ri-masih-impor-pacul-kadin-malu-maluin-EudnVnMjK7.jpg RI Masih Impor Pacul. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan adannya impor pacul. Hal ini sangat disayangkan karena sebetulnya Indonesia, negara yang berorientasi pada pertanian justru malah mengimpor alat seperti pacul.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan, sangat disayangkan adanya impor pacul. Bahkan sedih mengapa negara sebesar Indonesia, yang merupakan negara agraris justru impor pacul.

Baca Juga: Hobi Impor Pakai Uang Pemerintah, Jokowi: Kebangetan Banget

Ditambah lagi pacul merupakan alat pertanian tradisional dan tidak berteknologi tinggi. Seharusnya bisa dibuat di dalam negeri karena cukup banyak industri lokal yang bisa

Rosan menilai, pacul bukan teknologi tinggi yang seharusnya mudah saja diproduksi. Belum lagi pasar pacul dalam negeri juga besar sehingga tidak perlu impor.

Kadin

"Itu kan suatu alat bukan teknologi tinggi. Sebetulnya bisa bangun, marketnya udah ada pacul ini, ini kita kan negara agraris yang serapan tenaga kerja pertaniannya besar gitu kan," ujarnya saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Rosan mengaku, setuju dengan Presiden Joko Widodo yang malu terhadap impor pacul ini. Karena tidak ada alasan bagi RI seharusnya mengimpor pacul.

Baca Juga: Sentil Bank, Jokowi: Jangan Salurkan Kredit ke Perusahaan Besar-Besar Saja

"Mestinya sih pacul enggak usah impor ya, terus terang saya setuju sama Bapak Presiden. Malu-maluin, apapun alasannya mestinya nggak masuk akal, pacul gitu kan, menyedihkan," ucapnya.

Asal tahu saja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar pengadaan barang dan jasa harus berkontribusi signifikan terhadap pengembangan indsutri dalam negeri.

Jokowi ingin agar penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) digunakan untuk mendorong industri kecil hingga UMKM. Ia pun menyinggung bahwa Indonesia masih mengimpor pacul untuk kebutuhan para petani.

"Kamu buat pacul tahun depan, saya beli ini puluhan ribu cangkul, pacul dibutuhkan. (Ini) masih impor, apakah negara kita sebesar ini industrinya berkembnang bener pacul harus impor?" ucapnya beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini