nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemenang Lelang Proyek Bandara Komodo Diumumkan Akhir November

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 21:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 15 320 2130531 pemenang-lelang-proyek-bandara-komodo-diumumkan-akhir-november-zT11s8dlwH.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)

LABUAN BAJO - Pemenang lelang proyek Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui skema KPBU akan diumumkan pada akhir November 2019 oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Bandara Komodo akan dikembangkan untuk mendukung wisata Labuan Bajo sebagai pintu masuk turis lokal maupun asing.

"Tadinya Oktober tapi dimundurin akhir November ini karena masih ada negosiasi angka," kata Kepala Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Kementerian Pariwisata Shana Fatina di Labuan Bajo, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga: Duet Wishnutama-Angela Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar Indonesia

Shana mengatakan, saat ini ada beberapa konsorsium yang masuk untuk memenangkan proyek lelang Bandara Komodo dalam skema KPBU seperti Changi Airports International Pte Ltd berasal dari Singapura dan PT Cardig Aero Sevices berasal dari Indonesia. Jika diumumkan, konsorsium ini akan menjadi operator Bandara Komodo.

"Kalau yang terakhir diumumin pak Menteri Perhubungan adalah dari Changi dan Cardig yang sudah lolos seleksi pertama. Semuanya itu selalu konsorsium asing dan Indonesia," katanya

Rencananya landasan pacu (runway) Bandara Komodo akan diperpanjang dari saat ini 2.450 meter menjadi 2.750 meter. Kemudian, terminal akan dilebarkan sehingga mampu menampung 2 juta penumpang.

komodo

"Dari 500.000 mau dijadiin 2 juta tapi untuk 25 tahun jadi 4 juta," ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa pengembangan Bandara Komodo yang terus dikebut seperti perpanjangan runway hingga perbaikan alat navigasi.

"Kalau perluasan lahan tidak karena sudah cukup tinggal runway diperpanjang. Kalau lihat rencana induk bandara sudah ada, paling yang dibutuhkan adalah perpanjangan runway sama bukit dipapas supaya sudut mendarat," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini