nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Berakhir ke Level Tertinggi

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 16 November 2019 08:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 16 278 2130642 wall-street-berakhir-ke-level-tertinggi-Y1Eb1bX3Eq.jpg Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup pada level tertinggi pada akhir perdagangan Jumat, dipicu optimisme baru atas potensi ketegangan perdagangan AS-China. Selain itu ditopang oleh kenaikan besar saham perusahaan kesehatan.

Dow Jones Industrial Average naik 222,93 poin atau 0,8% menjadi 28.004,89. Kemudian S&P 500 naik 23,83 poin, atau 0,77% menjadi 3.120,46 dan Nasdaq Composite menambahkan 61,81 poin, atau 0,73%, menjadi 8.540,83.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Varian, S&P 500 Sentuh Rekor Baru Lagi

Benchmark S&P 500 mencatat kenaikan berturut-turut dalam enam minggu ini. Kenaikan mingguan terpanjang dalam dua tahun, sementara Dow Jones mencapai 28.000 untuk pertama kalinya.

Wall Street

Seblumnya, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan, Amerika Serikat dan China semakin dekat dengan perjanjian perdagangan. Hal ini berdasarkan apa yang menjadi pembicaraan konstruktif dengan Beijing. Demikian dikutip dari Reuters, Sabtu (16/11/2019).

Sebenarnya pasar saham telah naik ke rekor tertinggi, didorong penurunan suku bunga Federal Reserve, laba kuartal ketiga melampaui ekspektasi dan tanda-tanda bahwa pertumbuhan ekonomi mungkin berada di posisi terbawah.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Varian, Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Berkat Disney

Sementara itu, meningkatnya bursa saham karena sepuluh dari 11 sektor S&P 500 berakhir positif. Di antaranya Healthcare memperoleh 2,2% untuk kenaikan persentase terbesar sejak Januari, kemudian saham UnitedHealth Group melonjak 5,3% dan Pfizer naik 2,0%.

Menurut Kepala Investasi Greenwood Capital Walter Todd, meningkatnya saham perusahaan kesehatan karena Presiden Donald Trump membuat pengumuman tentang transparansi harga layanan kesehatan. Risiko peraturan dan pemilihan berkontribusi terhadap kinerja sektor kesehatan yang kurang baik pada tahun 2019.

Selain itu, data pada Jumat menunjukkan penjualan ritel AS rebound sepanjang Oktober. Tetapi konsumen mengurangi pembelian barang-barang rumah tangga dan pakaian serta tiket yang bisa meredam harapan untuk musim belanja liburan yang kuat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini