Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RUPSLB Unilever Indonesia Setujui Stock Split dan Pergantian Direksi

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Rabu, 20 November 2019 |20:16 WIB
RUPSLB Unilever Indonesia Setujui <i>Stock Split</i> dan Pergantian Direksi
Saham (Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam RUPS LB tersebut, terdapat dua usulan yang disetujui oleh para pemegang saham.

“Hari ini terdapat dua agenda yang diusulkan Perseroan dalam rapat, yaitu persetujuan pergantian Direksi Perseroan, serta persetujuan atas rencana perubahan nilai nominal saham Perseroan (Stock Split). Kedua usulan tersebut telah disetujui oleh rapat,” ujar Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso.

 Baca juga: Vikram Kumaraswamy Mundur, Posisi Direktur Unilever Akan Kosong hingga Akhir Tahun

Usulan pertama, perubahan dan pengangkatan Direksi Perseroan telah disetujui dan dilaksanakan oleh Perseroan. Rizki Raksanugraha dan Arif Hudaya diangkat sebagai Direksi Perseroan.

“Rizki dan Arief merupakan dua orang yang sangat mumpuni dalam bidangnya. Perseroan yakin bahwa keduanya akan memberikan kontribusi dan dampak baik bagi Unilever Indonesia,” ujar Sancoyo

 Baca juga: Unilever Indonesia Ganti Direksi dan Ubah Nilai Nominal Saham

Rizki Raksanugraha sebelumnya menjadi Direktur Operasional Danone Indonesia. Rizki memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun dibidang Supply Chain, mulai di Indonesia sampai ke luar negeri.

Direksi Perseroan lainnya, Arif Hudaya, sudah bergabung di Unilever selama 23 tahun. Dia telah memegang beberapa jabatan di perusahaan Unilever, baik perusahaan di dalam negeri maupun perusahaan di luar negeri. Terakhir kali dia menjabat sebagai Chief Financial Officer di Unilever Philippines..

 Baca juga: Unilever Tebar Dividen Rp9 Triliun

Usulan lainnya juga telah dilaksanakan, yakni rencana aksi korporasi untuk melakukan perubahan nilai nominal saham Perseroan (Stock Split). Saham yang semula seharga Rp10, akan diubah menjadi Rp2 per sahamnya. Harga saham UNVR mulai ditutup di angka Rp.42.150 pada 19 November 2019.

“Dengan adanya stock split, kami yakin harga saham UNVR dapat dijangkau oleh para investor retail. Kami berharap, langkah ini dapat menaikkan pertumbuhan bursa efek Indonesia karena adanya peningkatan likuiditas perdagangan saham UNVR,” tuturnya.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement