JAKARTA - Emirates Airline sepakat untuk membeli 30 pesawat Boeing 787-9 Dreamliner. Namun dengan kesepakatan ini, maskapai penerbangan Dubai tersebut mengurangi jumlah pembelian untuk jenis pesawat Boeing 777x karena ada masalah mesin dan teknis lain dalam tahap pengujian.
Pesawat 787-9 berukuran sedang adalah varian yang lebih besar dan lebih panjang dari Boeing Dreamliner, yang dapat menampung 242 hingga 330 penumpang. Pesanan tersebut bernilai USD8,8 miliar setara Rp123,8 triliun (kurs Rp14.073 per USD) pada daftar harga, tetapi biasanya masalah biaya dinegosiasikan oleh maskapai penerbangan.
Baca Juga: Boeing Akan Perbaiki 7.000 Mesin Pesawatnya
Pesanan ini sangat penting bagi raksasa manufaktur Amerika, yang penjualannya menurun drastis setelah dua kecelakaan besar pesawat 737 Max-nya yang menewaskan 346 orang. Sekitar 400.737 pesawat Max di seluruh dunia telah mendarat sejak Maret.

Melansir CNBC, Kamis (21/11/2019), hal ini menyebabkan lima pesawat tipe 787 Dreamliner terjual pada awal pekan ini: dua pesawat untuk Biman Bangladesh Airlines dan tiga pesawat untuk pemerintah Ghana menjelang peluncuran maskapai lokal baru. Boeing juga berhasil menarik perhatian sehingga sekitar 60 pesawat tipe 737 Max dibeli Turki SunExpress, Air Astana Kazakhstan, dan pembeli ketiga yang tidak diungkapkan.
Baca Juga: Pesawat Boeing 737 Max Kembali Diminati
Sementara itu, Presiden Emirates Tim Clark mengatakan, maskapai penerbangan internasional terbesar di dunia akan memulai kembali ekspansi di awal 2020, setelah periode konsolidasi saat ini. Clark mengungkapkan rencana besar untuk memperluas armada Emirates sebesar 30% pada akhir 2025.