Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar Ketahanan Bencana dari Suku Baduy hingga Bali

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Sabtu, 23 November 2019 |14:43 WIB
Belajar Ketahanan Bencana dari Suku Baduy hingga Bali
Ketahanan Bencana (Foto: Instagram Kementerian PUPR)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Namun, negara ini juga rawan bencana alam. Hal ini disebabkan letak negara ini yang berada di jalur cincin api pasifik. Ini membuat Tanah Air terdapat banyak gunung api yang menyebabkan rawan gempa dan erupsi vulkanik.

Selain itu, Indonesia juga negara yang 80% wilayah maritim. Maka dari itu, Indonesia sering terjadi tsunami. Oleh karena itu, warga Indonesia harus siap dalam menghadapi bencana. Menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ternyata sejak dahulu kala, nenek moyang kita sudah melakukan tindakan dalam menghadapi bencana.

Baca Juga: Pakar Kesehatan: Kualitas Udara 'Sangat Berbahaya' Akibat Asap Karhutla

"Sejak lama ternyata nenek moyang kita sudah melakukan berbagai tindakan mengenai ketahanan bencana lho, #SahabatPUPR!" tulis Kementerian PUPR yang dilansir dari akun instagramnya pada Sabtu (23/11/2019).

Kementerian PUPR mengatakan, setiap wilayah di Indonesia punya cara unik dengan kearifan lokal dalam menerapkan ketahanan terhadap bencana. Berikut ini mereka rangkum melalui foto unggahannya.

34 Korban Longsor Tambang Emas di Bolaan Mongondow Berhasil Dievakuasi 

Orang suku Baduy yang berdiam di Banten ini punya cara unik dalam menerapkan ketahanan terhadap bencana. Mereka menggunakan bahan bangunan lentur dalam membangun rumahnya. Bahannya seperti bambu, ijuk, dan kiray. Konon, rumah yang mereka dirikan tidak menyentuh tanah agar tidak gampang roboh.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement