Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belajar Ketahanan Bencana dari Suku Baduy hingga Bali

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Sabtu, 23 November 2019 |14:43 WIB
Belajar Ketahanan Bencana dari Suku Baduy hingga Bali
Ketahanan Bencana (Foto: Instagram Kementerian PUPR)
A
A
A

Berbeda dengan di atas, masyarakat Gunung Semeru menanam pohon bambu. Pohon bambu ini berfungsi sebagai sarana peringatan erupsi.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Rehabilitasi Rumah Korban Tsunami Banten Diberikan Tunai

Di lain hal, masyarakat Gunung Merapi mengetahui akan terjadi bencana dengan melihat tanda alam. Misalnya, hewan yang turun dari gunung, cacing yang tiba-tiba keluar dari dalam tanah, dan burung berkicau di malam hari.

Sedangkan itu, warga Bali memukul kentongan jika terjadi bencana. Kentongan adalah alat pemukul yang terbuat dari batang bambu atau batang kayu jati yang dipahat.

Kentongan ini berfungsi sebagai sarana komunikasi antar warga jika terjadi bencana. Jika kentong dipukul, maka warga lain akan mengetahui bahwa telah terjadi bencana, sehingga mereka dapat menyelamatkan diri.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement