nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Rehabilitasi Rumah Korban Tsunami Banten Diberikan Tunai

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 15:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 18 320 2019596 presiden-jokowi-rehabilitasi-rumah-korban-tsunami-banten-diberikan-tunai-X9Z9dnpr3l.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong agar perbaikan atau rehabilitasi rumah untuk korban tsunami di Pandeglang, Banten, bisa segera dilaksanakan.

Dia meminta kepada Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) agar urusan rumah ini diselesaikan dulu.

“Ada 800-an rumah yang di sini belum selesai,” kata Presiden Jokowi usai menghadiri kegiatan Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) Masuk Sekolah dan Kampung Siaga Bencana, dikutip dari Setkab, di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Senin (18/2/2019).

Baca Juga: Pasca Longsor, Wapres JK Minta Infrastruktur Sulsel Diperbaiki

Menurut Presiden, masalah pembangunan rumah untuk korban bencana ini diselesaikan pemerintah satu per satu. Setelah berkonsentrasi di Nusa Tenggara Barat (NTB), Palu (Sulawesi Tengah), sekarang ke Banten.

“Di sini ada 800-an rumah yang tadi sudah diputuskan dengan Bu Bupati, dengan Pak Gubernur, dengan Pak Kepala BNPB untuk diberikan dalam bentuk uang saja, sehingga mereka bisa cepat mengerjakan di lapangan, ya, dan saya sudah setuju tadi,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengapresiasi dimulainya kegiatan pendidikan kebencanaan. Ia menyebutkan, yang paling penting segera dimulai dan ini telah dimulai.

“Tadi kita tes anak yang sudah, saya kira nangkapnya cepat dan bisa mempraktikkan, yang di sini juga, tadi yang kita ajak tadi di sana juga,” ungkap Presiden seraya menambahkan, pendidikan kebencanaan seperti ini diharapkan juga dilakukan, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana.

Baca Juga: PUPR Targetkan 699 Huntara di Sulteng Rampung Akhir Februari 2019

“Ini akan dilakukan di semua provinsi yang rawan bencana, diutamakan/diprioritaskan yang rawan bencana,” tegas Presiden.

Presiden juga menyampaikan, sesuai informasi dari Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika, saat ini telah terpasang radar pemantau tsunami di Serang. Nantinya, jelas Presiden, akan dilanjutkan dengan dua lagi di tempat yang lain, pada Maret mendatang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini