Share

Pertamina Tawarkan Skema Proyek Kilang Balikpapan ke Aramco

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 320 2134654 pertamina-tawarkan-aramco-bangun-kilang-balikpapan-xcczxIhGmN.jpg Kilang Minyak (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero terus melakukan negosiasi dengan Saudi Aramco terkait proyek pengembangan kilang atau Refinary Development Master Plan (RDMP) Cilacap .Saat ini, perseroan masih menanti kesepakatan nilai valuasi dari kilang Cilacap.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan Nicke Widyawati mengatakan, dirinya masih berharap agar kesepakatan proyek pembangunan kilang minyak dengan Suadi Aramco ini bisa segera tercapai. Meskipun dirinya tidak menyebutkan kapan target kesepakatan bisa tercapai.

Baca Juga: Menteri ESDM Izinkan Pertamina Cari Partner untuk Produksi Migas

"Ini sedang dilakukan kesepakatan untuk valuasi. Jadi semoga kesepakatan akan ada," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Nicke menambahkan, jika nantinya tak mencapai kesepakatan pihaknya menawarkan skema baru dalam perhitungan valuasi tersebut. Skema tersebut sama dengan skema yang ditawarkan untuk pembangunan proyek kilang Balikpapan.

Nicke menjelaskan, saat ini opsi opsi yang ditawarkan adalah menggunakan skema spin off. Maksudnya adalah memasukkan nilai aset dari kilang eksisting di Cilacap ke dalam perhitungan tersebut.

Kilang Minyak

Sementara dalam skema baru, nantinya akan mengeluarkan nilai aset kilang eksisting dari perhitungan. Perhitungan yang dilakukan hanya berdasarkan kilang yang akan dikerjasamakan untuk dikembangkan (upgrading).

Nantinya lanjut Nicke, lewat skema anyar tersebut, Pertamina hanya menawarkan perhitungan di kilang baru yang akan dikerjasamakan. Nicke berharap dengan adanya dua opsi diharapkan kesempatan akan terjadi sebelum akhir tahun terbuka lebar. “Jadi skemanya nanti hanya membangun bersama untuk yang kilang barunya saja. jadi ada dua skema sekarang dua opsi sehingga kita harapkan dengan adanya dua opsi ini kesepakatan dengan Aramco bisa segera terjadi sebelum akhir tahun ini,” jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini