nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Pipa BBM dan Menara Sutet Jadi "Korban"

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 20:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 29 320 2136178 bangun-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-pipa-bbm-dan-menara-sutet-jadi-korban-jxf4yj5nPV.jpg Kereta Cepat (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung ternyata harus mengorbankan beberapa infrastruktur yang sudah ada lebih dulu di sana. Misalnya ada pipa bahan bakar minyak (BBM) dan infrastruktur kelistrikan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Baca Juga: Pipa BBM Meledak di Proyek Kereta Cepat, Dirut Wika: Ada Miss Informasi, Kendala Bahasa

Direktur Utama Wijaya Karya (Persero) Tumiyana mengatakan, pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung ini memang bersinggungan dengan pipa gas dan menara SUTET, sehingga pihaknya harus memindahkan kedua infrastruktur yang sudah ada itu ke tempat yang lebih aman.

‎"Pemindahan sambungan udara tegangan tinggi atau sutet itu dilakukan secara bertahap karena jumlahnya banyak," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Baca Juga: Pipa Pertamina Terbakar Akibat Proyek Kereta Cepat, Tol Padaleunyi Ditutup

Menurut Tumiyana, pemindahan SUTET untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah direncanakan dengan matang, sehingga dirinya menjamin, pemadaman listrik tidak terjadi ketika proses pemindahan sedang berlangsung.

"Dan itu kita menyediakan waktu jeda atau window time supaya tidak terjadi pemadaman, ketika SUTET-SUTET itu dipindahkan," ucapnya.

 Pipa

Adapun masalah pembangunan secara keseluruhan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung berjalan normal, di mana progresnnya sudah mencapai 38%. Dia pun optimis proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung rampung sesuai jadwal pada 2021.

"Kereta cepat sekarang progress nya sudah 38%, saat ini sudah berjalan normal sesuai dengan progres bahwa kita akan menuju selesai pada tahun 2021 sesuai jadwal untuk operasionalnya," ucapnya.

Sementara itu mengenai pembebasan lahan proyek, saat ini pembebasan lahan yang akan digunakan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung ‎sudah mencapai 99,4%. Proses tersebut termasuk pemindahan pipa BBM milik Pertamina.

"Pertamina sudah selesai pemindahan pipanya, cuma 3 Km dan itu sudah dialihkan jalur pipanya," kata Tumiyana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini