nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kinerja PNS Dinilai dengan Sistem Pemeringkatan, Ini Skemanya!

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 320 2137409 kinerja-pns-dinilai-dengan-sistem-pemeringkatan-ini-skemanya-nFuiwCQQAw.jpg PNS (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) nantinya akan dilakukan lewat sistem pemeringkatan. Hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan kinerja ASN yang benar-benar optimal dan sesuai dengan penilaiannya.

Deputi Sumber Daya Manusia dan Aparatur Kementerian Pan RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan lewat pemeringkatan ini nantinya akan terlihat mana ASN yang memiliki kinerja baik dan mana yang paling rendah. Karena selama ini, penilaian kinerja pada ASN dilakukan sama rata.

 Baca juga: Selain Libur Hari Jumat, PNS Nantinya Bisa Kerja di Mana dan Kapan Saja

"Perlunya adanya Pemeringkatan jadi jelas bagi yang higher performer sama yang lower performer nanti berdasarkan distribusi norma harus ada," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PanRB, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

 PNS

Nantinya, lanjut Setiawan, masing-masing instansi dan bagian juga harus memiliki 20% pegawai yang memiliki nilai baik. Di sisi lain, 20% lainnya juga harus mencantumkan pegawai yang memiliki kinerja yang kurang baik.

 Baca juga: PNS Bakal Dapat Tambahan Libur di Hari Jumat

"Kalau sebelumnya tak ada batasan penilaian sangat baik. Kalau nanti ada batasan maksimal 20 antara 90-110% hanya 20% saja," ucapnya.

Nantinya lanjut Setiawan, yang akan memberikan penilaian adalah atasannya. Sebagai salah satu contohnya misalkan pejabat eselon IV, maka yang menilai adalah pejabat yang lebih tinggi jenjangnya.

 Baca juga: Banyak Atasan Nilai ke PNS Berdasarkan Hallo Effect hingga Takut Berkonflik

Namun, tambahnya, bukan berarti atasan juga bisa bebas menilai karena pihaknya juga tengah mengkaji penilaian dengan sistem 360 derajat. Lewat sistem ini, bawahan pun bisa menilai kinerja dari atasannya.

"Penilaian itu ada penilaian atasan, staf dan atasannya kemudian eselon IV dinilai oleh tetap jenjang adl di dalam PP 30/2019 jelas yang lakukan penilaian adl atasan," ucapnya.

Skema penilaian yang baru ini sendiri tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 30 tahun 2019. Rencananya aturan tersebut akan dilaksanakan atau diimplementasikan dua tahun mendatang.

Saat ini ada sekitar 17 instansi pusat dan daerah yang akan menguji coba sistem penilaian tersebut. Adapun rinciannya adalah 10 instansi merupakan pemerintah daerah dan 7 instansi merupakan instasi pemerintah pusat.

"PP nomor 30 tahun 2019 tentang manajemen kinerja jadi kita ingin mempercepat pelaksanaannya. Oleh karena itu kita buat beberapa tahapan walaupun dalam mandatnya 2 tahun setelah PP ini keluar," jelasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini