Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ari Askhara Biang Keladi Tiket Pesawat Mahal Dipecat, Pengusaha Hotel Sambut Gembira

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 06 Desember 2019 |13:25 WIB
Ari Askhara Biang Keladi Tiket Pesawat Mahal Dipecat, Pengusaha Hotel Sambut Gembira
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyambut gembira keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia.

"Ini terus terang, dengan adanya pergantian Dirut Garuda ini, saya sebagai Ketua PHRI dari sektor pariwisata gembira banget," ujar Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Baca Juga: Dirut Garuda Ari Askhara Dipecat Ternyata Juragan Tanah, Hartanya Rp37,5 Miliar

Menurut Hariyadi, Ari menjadi tokoh dibalik mahalnya tarif tiket pesawat yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Dia menyebut, hal itu dikarenakan adanya kartel tiket pesawat dan melibatkan peran Ari di sana.

"Komplain paling berat kami adalah karena dia (Ari) 'penyebabnya', dia yang menciptakan kartel (tiket pesawat). Dia mendikte pasar, sampai Traveloka dipencet sama dia, segala macam, enggak fair lah," ungkapnya.

Garuda Indonesia

Kondisi mahalnya tiket pesawat itu pada akhirnya berimbas ke pariwisata dalam negeri, lantaran berkurangnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan. Hal ini sangat merugikan bagi sektor pariwisata.

"Kargo kan juga jadi mahal banget, naik enggak kira-kira. Bayangkan bukan hanya penumpang yang jadi kena masalah. Itu kan mengganggu banget," kata dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement