nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani dan Keberhasilan Desa Srikayangan

Irene, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 18:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 07 320 2139170 sri-mulyani-dan-keberhasilan-desa-srikayangan-kVNo7W7OPc.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memamerkan keberhasilan dana desa di Desa Srikayangan. Dana desa yang diterima Desa Srikayangan mampu menurunkan tingkat kemiskinan dan menjadikan bawang merah sebagai komoditas utama.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam dalam unggahan story Instagramnya yang dikutip Okezone, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Baca Juga: Asal Usul Ada Istilah "Desa Siluman", Begini Ceritanya!

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mengungkapkan profil Desa Srikayangan dalam akun instagramnya.

Desa Srikayangan terletak di Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),

Baca Juga: Kemendagri Tegaskan Tidak Ada Desa Siluman, Tapi...

Desa Srikayangan menerima dana desa dari pemerintah di tahun 2017 sebesar Rp325 juta. Jumlahnya mengalami kenaikan menjadi Rp914 juta di tahun 2018. Jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 2,8 kali dari pertama kalinya dana desa dialokasikan dalam penerimaan APBDes Desa Srikayangan.

Desa ini menggunakan 55% dana desa yang diterimanya dari pemerintah pada pembangunan desa, 38% pada pemerintah desa, 4% pada pembinaan masyarakat dan sisanya pada pemberdayaan masyarakat.

 Desa

Pembangunan desa sendiri dilakukan dengan cara membangun infrastruktur desa antara lain pembangunan jalan dan saluran irigasi. Sedangkan pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan cara diadakannya berbagai pelatihan yang diikuti sebagian warga desa, seperti pelatihan pengendalian hama bawang merah.

Desa dengan luas 725 Ha dan dapat ditempuh dalam waktu 55 menit dari pusat Kota Yogyakarta ini memiliki sekitar 5500 penduduk yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Desa ini sebagian besar didominasi oleh lahan persawahan yang mendukung pekerjaan sehari-hari penduduk sebagai petani.

Tahun lalu jumlah dana desa yang diterima Desa Srikayangan menurun dikarenakan terjadinya penurunan jumlah penduduk miskin di desa ini yang tadinya 1.834 orang menjadi 726 orang. Jumlah dana desa dari pemerintah kepada desa ini tahun 2018 sebesar Rp914 juta.

Bawang merah yang menjadi komoditas primadona desa ini termasuk dalam komoditas unggul yang sangat dicari oleh para pedagang untuk dapat dipasarkan di luar daerah. Bawang merah dari desa ini memiliki aroma yang lebih kuat sehingga memberi harum yang kuat juga dalam masakan.

Desa ini dapat menjadi contoh nyata penggunaan dana desa yang diberikan oleh pemerintah dengan sangat tepat. Yakni untuk membangun dan mengembangkan desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri.

Desa Srikayangan saat ini termasuk desa berkembang berdasarkan data Indeks Pembangunan Desa (IPD) tahun 2018, dengan infrastruktur yang ada dan potensi yang dimiliki diperlu adanya pengembangan dari hasil olahan bawang merah sehingga mampu dipasarkan dan menjadi bahan oleh-oleh warga yang sedang berkunjung ke desa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini