Ari Askhara Dipecat, Dua Kubu Ikatan Awak Kabin Ribut di Kantor Erick Thohir

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 320 2139800 ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir-YMBwx1Hxnq.jpg Garuda (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) terpecah dua kubu usai pemecatan I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Perpecahan tersebut tersaji ketika kedua mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada hari ini.

Kubu Ikagi yang diketuai oleh Zaenal Mutaqqin, merupakan kubu yang membeberkan dosa-dosa dari Ari Askhara. Sedangkan Ikagi kubu Achmad Haeruman merupakan pihak yang membantah semua permasalahan yang terjadi di dalam Garuda Indonesia.

Baca Juga: Direksi Garuda Rawan Dijerat Pidana, Erick Thohir: Itu Ada Prosesnya

Keduanya juga bahkan sempat bersitegang satu sama lain. Hal tersebut dikarenakan keduanya sama-sama mengklaim yang paling benar.

Awal mula keributan tersebut adalah ketika Ikagi yang digawangi oleh Zaenal Mutaqqin datang untuk menemui Menteri BUMN Erick Thohir. Zaenal mengklaim jika pihaknya sengaja diundang oleh Menteri BUMN untuk dimintai keterangan oleh Erick Thohir.

Baca Juga: Awak Kabin Garuda Minta Erick Thohir Pecat Semua Orang Ari Askhara

"Saya diundang sebagai ketua Ikagi yang sah. Jadi kalau Ikagi yang lain itu perlu dipertanyakan. Jadi saya tidak banyak pesan kesan yang tidak baik, karena ini sudah masuk dalam ranah kepolisian," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).

 Melihat Lebih Dekat Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 NEO

Sementara itu, salah satu anggota Ikagi kubu Zaenal yakni Hersanti mengatakan, Achmad merupakan Ketua Ikagi hasil 'bentukan' Ari Askhara. Karena pembentukan Ikagi versi Zaenal ini baru saja dibentuk beberapa tahun lalu.

Dari kubu Zaenal, para awak kabin kerap mengeluhkan buruknya kebijakan di era kepemimpinan Ari Askhara. Bahkan menurutnya, kebijakan yang diambil oleh Ari Askhara banyak yang merugikan perseroan

"Saya kenal Achmad, itu teman saya juga, tapi Achmad pembentuk Ikagi yang baru, yang dibentuk Ari Askhara. Jadi Ikagi yang lama itu Zaenal dan Jacqueline (Sekjen Ikagi)," ucapnya.

Sementara itu, sedang asik memawancarai, awak media tiba-tiba distop oleh Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Indonesia Tomy Tampatty dan Achmad Haeruman. Tomy meminta wartawan mewawancarai Achmad karena Zaenal bukanlah ketua Ikagi yang sah.

 Karangan Bunga Dukung Pemecatan Dirut Garuda Indonesia

Alasannya, Zaenal dinilai merupakan Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia yang statusnya adalah ormas karena mengantongi izinnya dari Kementerian Hukum dan HAM. Sedangkan, pihaknya merupakan Ikagi yang didaftarkan sebagai serikat pekerja di Kementerian Ketenagakerjaan.

"Saya mengklarifikasi bahwa tidak ada organisasi serikat pekerja awak kabin Garuda Indonesia yang diketuai oleh saya, Achmad Haeruman. Perlu diketahui selama ini Zaenal mengaku sebagai Ketua Ikagi. Padahal dia Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia yang terdapat di Kemkumham, bagian dari ormas. Sementara Ikagi kami terdaftar di Kementerian Ketenagakerjaan," jelas Achmad.

"Saat ini terkesan kayaknya awak kabin diperas, diperlakukan tidak adil sejak Ari Askhara. Padahal sekarang ini, (awak kabin) dikasih guarantee jam terbang 60 jam, kalau tidak sampai tetap dibayar 60 jam karena ada operasional terganggu, beberapa kami stop. Jadi kayaknya mereka tidak disejahterakan, ini yang kami luruskan," imbuhnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini