MNCN dan SCMA Kerjasama Kolaborasi Pembuatan Konten

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 278 2141086 mncn-dan-scma-kerjasama-kolaborasi-pembuatan-konten-EKUlPosIcF.jpg MNCN-SCMA Kerjasama Konten (Foto: Okezone.com/Heru)

JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melakukan kerjasama dalam memproduksi konten. Kolaborasi kedua perusahaan media terbesar di Indonesia ini bakal berbentuk khusus untuk platform OTT (over the top) ataupun film layar lebar.

Baca Juga: Terus Naik, Digital & Konten Akan Kuasai 40% Pendapatan MNCN pada 2022

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) oleh Presiden Direktur MNCN David Fernando Audy dan Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono.

"Melalui MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan kerjasama dan kolaborasi strategis menghadapi tantangan ke depan. Kami melihat ada hal-hal di mana MNCN dan SCMA bisa kerjasama untuk membuat konten atau disebut co-production," ujar David dalam acara penandatangan MoU di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga: Genjot Digital, Media Nusantara Citra Targetkan Pertumbuhan Double Digit

Dalam tahap awal kolaborasi kedua pihak akan bekerjasama dalam memproduksi konten yang dapat ditayangkan di platform OTT milik masing-masing perusahaan. MNCN memiliki platform streaming RCTI Plus dan SCMA memiliki Vidio.

 MNC

Selain itu, kerjasama juga akan dilakukan dalam pembuatan film layar lebar. Melalui kerjasama ini, kedua perusahaan bakal diuntungkan dengan peningkatan produktivitas konten dan penghematan biaya produksi.

"Hukum alamnya memang kalau investasi di konten, itu tidak ada konten yang terus-terusan memberikan profitabilitas, apalagi film. Mungkin dari produksi 20 film, yang sukses hanya 4 dan itu yang meng-cover break event atau lost dari film-film yang lain, sehingga kalau jumlahnya semakin banyak itu mungkinkan kami mendapatkan film yang benar-benar sukses," tambah Sutanto.

Sutanto menambahkan, kerjasama antar perusahaan media bukanlah hal yang asing di industri tersebut dan lazim terjadi di berbagai negara. Melalui kerjasama ini juga diharapkan industri kreatif Indonesia bisa semakin besar dan berdaya tahan dalam menghadapi gempuran konten internasional.

"Jadi meskipun kami berkompetisi, tapi kami juga punya kepentingan yang sama yakni lebih baik membuat besar konten-konten lokal perusahaan punya Indonesia, jadi tuan rumah di negeri sendiri," katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini