JAKARTA - Kementerian Badan Usah Milik Negara (BUMN) akan melakukan perombakan pada jajaran Deputi dan Sekretaris Menteri. Ada sekitar empat pejabat yang nantinya akan diplot mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Mahaka Dapat Proyek Rp300 Juta di Garuda, Stafsus Erick: Tidak Besar
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, nantinya posisi baru di lingkungan Kementerian BUMN ini akan diatur lewat Peraturan Presiden (Perpres). Adapun keempat jabatan tersebut yakni yang pertama Sekretaris Kementerian (Sesmen), Deputi Bidang SDM, Deputi Bidang Hukum, dan Deputi Bidang Keuangan.
"Udah turun Perpresnya, struktur. Intinya sama yang kita sampaikan kemarin Sesmen satu, tiga deputi," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (13/12/2019).
Baca Juga: Erick Thohir Bakal Batasi Direksi BUMN Jadi Komisaris di Anak Usaha
Mengenai rinciannya, Deputi Bidang Hukum dan Kementerian BUMN ini kan bertugas mengenai persoalan hukum. Tujuanya ini untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang melubatkan perusahaan BUMN
Selain itu, Deputi Bidang Hukum ini akan mengurus masalah peraturan-peraturan menteri, sehingga ketika membuat regulasi tidak akan salah dan merugikan perseroan.
Sementara itu untuk tugas deputi lainnya, Arya tidak merincinya. Namun yang jelas akan ada tambahan beberapa pejabat di posisi Kementerian.
"Deputi hukum tangani regulasi yang dikeluarkan BUMN, regulasi Permen dan sebagainya itu kan jadi cepat. Kemudian kalau ada kasus-kasus perselisihan antar BUMN, kemudian ketika ada kasus BUMN dengan pihak luar ditangani deputi hukum," katanya.
Arya menambahkan, selain keempat jabatan tersebut nantinya akan ada tambahan Staf Khusus Menteri BUMN. Ada sekitar 2-3 staff Khusus lagi yang membidangi sektor berbeda.
"Staf ahli ada 2-3, bidangnya apa saya enggak hafal," ucapnya.
(Dani Jumadil Akhir)