nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Mantan Bos Bank Dunia Lirik Investasi Tol hingga Bandara di RI

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 13 Desember 2019 18:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 13 320 2141675 jokowi-mantan-bos-bank-dunia-lirik-investasi-tol-hingga-bandara-di-ri-hr044oxGbA.jpg Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa mantan Presiden World Bank Jim Yong Kim saat ini tengah memegang Global Infrastructure Partners(GIP). Menurut dia, ketertarikan Jim Yong Kim berinvestasi ke Indonesia lantaran GIP menilai pemerintah bersungguh-sungguh dalam membangun infrastruktur.

"Intinya gini, Mister Jim Kim mantan Presiden Bank Dunia yang sekarang dia memegang yang namanya GIP, yang spesialisasi ada di infrastruktur. Mereka melihat, GIP melihat bahwa Indonesia memiliki keinginan yang sungguh-sungguh baik di pembangunan jalan tol, pelabuhan, airport, power plant, yang semua itu secara ekonomi, secara bisnis itu feasible (layak)," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga: Ketersediaan Infrastruktur Penyebab Performa dan Biaya Logistik Mahal

Jokowi menilai, GIP ingin membantu Indonesia dalam pembangunan infrastruktur yang bukan dalam bentuk pinjaman melainkan investasi untuk bersama-sama menggarap proyek infrastruktur di Indonesia.

"Tadi memang ada tiga fokus yaitu di urusan transmisi listrik, di bidang airport, kemudian di bidang hydropower. Yang tiga ini jadi keinginan dari mereka," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Terbitkan Perpres Percepatan Pembangunan Kawasan Gerbang Kertasusila

Kepala Negara mengatakan telah mempersilakan Jim Yong Kim berbicara dengan menteri-menteri terkait. Pemerintah, lanjut dia, memang terbuka untuk mendatangkan investasi ke Tanah Air.

"Saya terbuka untuk itu karena kita memang membutuhkan investasi," imbuhnya.

Jokowi belum memastikan apakah investasi dari GIP ini akan mendapatkan insentif pajak dari pemerintah. Pasalnya, dirinya baru pertama kali melakukan pertemuan dengan mantan Presiden Bank Dunia itu, sehingga belum ada pembahasan lebih rinci lagi terkait rencana investasi tersebut.

"Belum sampai ke situ. Ini kan baru ketemu pertama," imbuhnya.

Menurut Jokowi, investor Amerika memang tertarik dengan pembangunan infrastruktur Indonesia. Namun, lanjut dia, tidak semua proyek infrasturktur dilirik oleh mereka.

"Kalau mereka misalnya sangat tertarik kepada hydropower, sangat tertarik. Memang bidang-bidang tertentu, tidak semuanya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini