Penyelundupan 19 Mobil Mewah Digagalkan, Potensi Rugikan Negara Rp48 Miliar

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 320 2143069 penyelundupan-19-mobil-mewah-digagalkan-potensi-rugikan-negara-rp48-miliar-QvAfmHrXBn.jpg Mobil Mewah (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama TNI-Polri, dan Kejaksaan berhasil mengagalkan penyelundupan puluhan mobil dan motor mewah ke Indonesia. Sepanjang tahun 2016 hingga 2019 DJBC berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan mobil dan motor mewah melalui pelabuhan Tanjung Priok.

Baca Juga: 7 Fakta Dibalik Perkara Mobil Mewah di Jatim, Bermula dari Lamborghini Terbakar

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam kurun waktu tersebut sebanyak 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor/rangka motor/mesin motor mewah berbagai merek telah diamankan oleh Bea Cukai Tanjung Priok. Dengan perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp48 miliar.

"Modus yang digunakan dalam kasus penyelundupan kali ini adalah dengan memberitahukan barang tidak sesuai dengan isi sebenarnya," ujar Sri Mulyani di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Jakarta, Selasa (17/16/2019).

Baca Juga: Satu Mobil Mewah di Mapolda Jatim Diambil Pemiliknya

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan proses analisis terhadap inward manifest, dicurigai adanya pemberitahuan yang tidak benar karena terdapat keanomalian antara netto weight barang dengan jenis barang yang diberitahukan.

"Jadi, untuk memastikan jenis barang yang sebenarnya, petugas melakukan hi-co scan kontainer dan mendapati citra yang menunjukkan barang yang diimpor berupa kendaraan roda empat. Untuk selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh," ungkap dia.

 Mobil Mewah

Menurut dia, berbagai modus digunakan dalam tangkapan kali ini. lmportasi kendaraan tersebut diberitahukan dalam dokumen sebagai batu bata, suku cadang mobil, aksesoris, dan perkakas serta dilakukan oleh tujuh perusahaan berbeda.

"Perusahaan-perusahaan tersebut mengimpor mobil dan motor mewah dari negara Singapura dan Jepang," kata dia.

Dia menambahkan secara rinci kasus penyelundupan yang dilakukan oleh PT SLK, PT TJI, PT NILD, PT MPMP, PT IRS, PT TNA, dan PT TSP. Dengan manifest tertanggal 29-09-2019, PT SLK kedapatan menyelundupkan mobil Porsche GT3RS dan Alfa Romeo dari Singapura dengan total perkiraan nilai barang mencapai Rp2,9 miliar namun pemberitahuannya hanya dinyatakan sebagai refractory bricks.

"Potensi kerugian negara yang disebabkan mencapai Rp6,8 miliar, sementara itu hingga saat ini terhadap barang yang diimpor oleh PT SLK masih terus dilakukan penelitian oleh DJBC," pungkas dia.

Mobil Mewah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini