nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI: Ketidakpastian Pasar Keuangan Global Menurun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 15:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 19 20 2143851 bi-ketidakpastian-pasar-keuangan-global-menurun-uzSlgN5rfh.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Prospek ekonomi global dipengaruhi kemajuan trade deal antara Amerika Serikat (AS) dengan China alias Tiongkok.

Selain itu, perekonomian dunia juga akan terdampak atas pemanfaatan trade diversion negara berkembang, efektivitas stimulus fiskal dan pelonggaran kebijakan moneter, serta kondisi geopolitik.

"Prospek pemulihan global tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi domestik dan arus masuk modal asing," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Baca Juga: BI: Ekonomi Global Cuma Tumbuh 3% di 2020 kalau Perang Dagang Berlanjut

Dia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi dunia melambat, namun ketidakpastian pasar keuangan global menurun. Terdapat sejumlah perkembangan positif terkait dengan perundingan perang dagang antara AS-Tiongkok serta proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), meskipun sejumlah risiko geopolitik masih berlanjut.

"Pertumbuhan ekonomi dunia diprakirakan 3,0% pada 2019, menurun dari 3,6% pada 2018, dan kemudian pulih terbatas menjadi 3,1% pada 2020, ditopang pertumbuhan negara berkembang," jelas dia.

bank indonesia

Sementara itu, pendapatan domestik bruto (PDB) AS dan Tiongkok melambat dipengaruhi terbatasnya stimulus dan dampak pengenaan tarif yang sudah terjadi. Ekonomi India juga menurun dipengaruhi konsolidasi di sektor riil dan sektor keuangan, baik bank maupun nonbank. Perbaikan terlihat pada Eropa dan Jepang, meskipun masih relatif terbatas, ditopang permintaan domestik yang membaik.

"Kemajuan dalam perundingan perdagangan antara AS-Tiongkok juga berdampak pada menurunnya risiko di pasar keuangan global serta mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing ke negara berkembang," tutur dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini