nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Susi Pudjiastuti: Saya Percaya Presiden Tidak Izinkan Ekspor Bibit Lobster

Irene, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 12:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 19 320 2143765 susi-pudjiastuti-saya-percaya-presiden-tidak-izinkan-ekspor-bibit-lobster-6kgnaTM7BU.jpg Susi Pudjiastuti. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak setuju jika keran ekspor bibit lobster kembali dibuka. Menurutnya kebijakan ekspor bibit ini bisa mengancam jumlah populasi lobster di Indonesia. 

"Sidat dan lobster sama belum bisa di-breefing-kan in house. Kalau bibitnya diambil untuk budidaya secara masiv ya akan punah," kata Susi di akun Twitter pribadinya, dikutip Okezone (19/12/2019).

 Baca Juga: Susi Pudjiastuti: Lobster Jangan Punah karena Ketamakan Jual Bibitnya

Sistem budidaya biota laut yang biasa diketahui kebanyakan orang adalah perkawinan, telur, memijahkan, hingga membesarkan. Sangat berbeda dengan budidaya lobster dan ikan sidat. Susi menjelaskan, budidaya makhluk air ini hanya sebatas pembesaran saja namun bibitnya diambil dari alam. Inilah mengapa makhluk air ini disebut Plasma Nutfah.

"Lobster hanya bisa berbiak di alam. Belum bisa artificial breeding. Tidak seperti udang dan ikan yang sudah bisa dibuat in house kawin dan beranak. Jadi bibit lobster adalah plasma nutfah yang tidak boleh diambil dari alam kecuali untuk penelitian. Kita harus lindungi, supaya lobster tetap ada," jelas Susi.

susi

Selain itu Susi juga mengatakan bahwa Indonesia sebagai anggota G20, adalah negara maju yang sudah melaksanakan sustainable development atau pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu Indonesia tidak boleh berkompromi untuk mengkomersialkan Plasma Nutfah seperti halnya negara berkembang.

Plasma Nutfah menurut Susi harus dilindungi keberadaan dan keberlanjutannya, oleh karenanya negara harus memastikan setiap spesies asli yang ada di negerinya tetap ada. Susi membandingkan beberapa negara yang menganggap pengambilan plasma nutfah sebagai kejahatan serius. Hukuman yang ditegakkan dari pasal subversifnya adalah 20 hingga 30 tahun.

Baca Juga: Lepas Rindu dengan Laut, Susi Pudjiastuti Pamerkan Karang-Karang Cantik

Susi juga mengutarakan kepercayaannya pada Presiden Jokowi bahwa sebagai Kepala Negara, beliau akan melindungi Plasma Nutfah ini.

"Saya tetap masih ingin percaya Pak Presiden tidak mengizinkan ekspor bibit lobster. Saya percaya Presiden akan melindungi plasma nutfah yang bernilai begitu besar untuk livelihood ratusan ribu orang Nelayan Lobster (bukan bibit lobster) & SDA Indonesia untuk anak-anak bangsanya," ucapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini