Kiat Terhindar dari Bahaya Setruman Listrik di Musim Hujan

Irene, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 19 320 2143941 kiat-terhindar-dari-bahaya-setruman-listrik-di-musim-hujan-i8UycKqMgi.jpg Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Jelang Natal dan Akhir Tahun 2019, dibarengi dengan musim hujan. Salah hal yang perlu diantisipasi adalah keamanan listrik.

Memasuki musim penghujan banyak hal yang harus diperhatikan masyarakat. Terutama masalah kelistrikan. Saat hujan datang, banjir menjadi hal yang sangat diantisipasi.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad mengatakan, selain mematikan listrik dari MCB saat terjadi banjir, cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman juga harus dilakukan untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik.

Baca Juga: Lupa Bayar Listrik? PLN Ingatkan Pelanggan Kisah Layangan Putus

PLN dalam keterangan persnya, mengatakan akan memadamkan listrik apabila rumah warga terendam banjir atau aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir. Selanjutnya PLN mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Contact Center PLN 123 atau kantor PLN terdekat apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkan.

Sedangkan penormalan kembali setelah pemadaman listrik akan dilakukan PLN apabila wilayah warga telah dalam kondisi kering dari banjir dan siap dialiri listrik. Penyalaan dilakukan setelah penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat.

listrik

"Kami juga mengimbau apabila datang hujan, jangan berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang listrik, gardu listrik, maupun tiang lampu penerangan jalan untuk menghindari bahaya tersengat arus listrik," ungkap Ikhsan, Kamis (19/12/2019)

Selain itu PLN juga menyarankan masyarakat untuk menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots yang kedap air apabila melewati genangan air untuk menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

"Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin. Selain itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor," tegas Ikhsan.

listrik

PLN juga mengatakan telah melakukan inspeksi rutin terhadap tiang-tiang dan kabel untuk memastikan penyaluran energi listrik ke masyarakat dalam kondisi normal dan aman. Masyarakat bisa melaporkan ke PLN apabila menjumpai tiang dan kabel listrik yang membahayakan.

"Kenali dulu kabel dan tiangnya. Kalau kabel PLN itu terpilin dan biasanya terpasang paling atas. Jika yang dimaksud kabel melingkar-lingkar sudah dipastikan itu bukan kabel PLN karena secara teknis hal itu tidak diperkenankan untuk penyaluran listrik, itu kabel utilitas lain," pungkas Ikhsan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini