Share

13 Miliarder Ini Terlibat Skandal Besar, dari Kylie Jenner hingga Bos Facebook

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Minggu 22 Desember 2019 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 22 320 2144839 13-miliarder-ini-terlibat-skandal-besar-dari-kylie-jenner-hingga-bos-facebook-4l2omGMRmV.jpg Kylie Jenner (Reuters)

JAKARTA – Menjadi miliarder memiliki kehidupan penuh mewah dan segalanya berkecukupan. Tidak heran bila miliarder menjadi impian bagi semua manusia.

Namun, kehidupan tersebut tak selalu berjalan mulus. Masalah-masalah pun datang dalam bentuk apapun.

Bahkan, skandal pun tak luput dari masalah para Miliarder tersebut. Skandal-skandal tersebut pun berbagai macam, dari penipuan hingga pelecehan seksual.

 Baca juga: Viral Miliarder Djarum Makan di Warung Tahu, Ternyata Memang Hobi Kuliner

Oleh sebab itu, melansir Style, Jakarta, Minggu (22/12/2019), berikut 13 Miliarder yang terlibat skandal besar:

1. George Soros

George Soros

Pendiri sekaligus pemimpin dari Open Society Foundations ini terjerat masalah dengan mantan kekasihnya yang berumur 28 tahun.

Pada tahun 2011, Soros kala itu berumur 80 tahun menolak untuk membelikan apartemen seharga USD50 juta atau Rp700 miliar (Kurs Rp14.000/USD).

 Baca juga: Viral Foto Mirip Bos Djarum sang Miliarder Indonesia Makan Tahu di Warung

Adriana Ferreyrs menggugat miliarder itu kenapa meja hijau, mantan kekasih Soros itu mengklaim telah diiming-imingi janji oleh Soros untuk membelikan apartemen mewah jutaan dolar AS. Menurut Ferreyrs, Soros malah membelikan apartemen mewah kepada kekasihnya yang lain.

2. Allen Stanford


Allen Stanford

Board of Directors (BoD) dari Stanford Financial Group, R. Allen Stanford dijatuhi hukuman 110 tahun penjara pada 2012. karena menjalankan skema ponzi terbesar kedua dalam sejarah AS.

Dirinya yang merupakan pebisnis di dunia keuangan ini dilaporkan korbannya yang mengaku dijanjikan investasi aman. Stanford terbukti mencuci uang lebih milik korbannya yang berjumlah lebih dari 18.000 orang.

Walau Stanford sudah dijatuhi hukuman, uang milik para korbannya tidak dapat kembali.

 Baca juga: 5 Miliarder Baru di 2019, Ada Kylie Jenner!

3. Dan Cathy


Chick-fil-A, Dan Cathy

Pemilik Chick-fil-A, Dan Cathy tersangkut masalah dengan aktivis LGBT pada 2012 setelah dirinya menyuarakan kesetujuannya pada “pernikahan tradisional”.

Walau Chick-fil-A terkenal dengan sandwich ayamnya, perusahaan itu juga terkenal dengan kontroversinya dengan hak LGBT.

Pada 2012, Cathy memberikan pendapatnya mengenai pernikahan yang hanya bisa dilakukan antara pria dengan wanita. Pernyataan Cathy pun menuai berbagai reaksi dari aktivis LGBT. Kelompok LGBT pun memboikot Chick-fil-A karena pernyataan dari Chaty itu.

4. Francosis-Henri Pinault


Francosis-Henri Pinault

Pemilik produksi fashion di Paris ini, Pinault tersangkut masalah dengan mantan kekasihnya Linda Evangelista.

Linda menyatakan Pinault tidak memberikan nafkah kepada putra mereka, Augustin. Linda menuntut USD46 ribu per bulannya untuk nafkah kepada Augustin, nafkah itu termasuk pendidikan, pengasuh, dan asuransinya.

Kasus ini berakhir dengan damai, namun media tidak mendapatkan rinciannya.

5. Jacqueline Mars


Jacqueline Mars

Pada 2013, pewaris kekayaan pabrik permen Mars itu menabrak mobil lain yang menewaskan seorang wanita dan bayi yang belum lahir.

Korban itu diidentifikasikan sebagai Irene Ellisor berusia 86 tahun yang duduk di kursi belakang, serta bayi yang masih di dalam kandungan Ashley Acker Blakeslee, pengemudi minivan. Tidak hanya itu, Mars juga menabrak lima pejalan kaki lainnya.

6. Eike Batista

Pada 2012, Batista berhasil masuk menjadi orang terkaya nomor 7 di dunia dengan total kekayaan sebesar USD30 miliar.

Namun, perusahaannya mengalami kebangkrutan pada tahun setelahnya. Melihat akan hal itu, pihak berwenang menyelidiki alasan dibalik bangkrutnya perusahaan milik Batista itu.

Kemudian Batista terbukti melakukan pencucian uang dan pada Juli 2018, Ia dinyatakan bersalah sekaligus dijatuhi hukuman penjara selama 30 tahun.

7. Silvio Berlusconi


Silvio Berlusconi

Karier bisnis Berlusconi dimulai dalam bisnis konstruksi pada tahun 1960-an. Ia mendirikan Edilnord pada tahun 1962 hingga menjadi perusahaan pengembang real estat yang sukses.

Pengusaha Italia ini dijatuhi hukuman atas kasusnya melakukan hubungan seksual dengan pekerja di bawah umur. Selain itu, Ia juga sempat menganiaya salah satu pekerja remajanya.

Skandalnya tetap berlanjut pada tahun 2013. Berlusconi melakukan penipuan pajak sehingga ia dijatuhi hukuman selama 4 tahun penjara.

8. Elizabeth Holmes


Elizabeth Holmes

Pendiri dan mantan CEO Theranos, Elizabeth Holmes mendirikan Theranos yang berada di bidang teknologi kesehatan. Awalnya perusahaan Holmes ini sedang naik daun, tapi karena muncul kekhawatiran tentang validitas teknologi Theranos oleh Food and Drug Administration (FDA).

Pada pengadilannya, CEO dari Theranos ini terbukti terlibat dalam penipuan besar-besaran. Holmes bersama pasangannya, Sunny Balwani, akan mulai diadili pad Agustus 2020 mendatang.

9. Henry T.Nicholas III

Salah satu pendiri dari Broadcom ini diduga terlibat dalam perdagangan narkoba dan kepemilikan obat-obatan terlarang pada 2018.

Nicholas bersama rekannya, Ashley Christine Fargo, dibebaskan dari hukuman penjara setalah melakukan pembelaan pada 2018.

10. Kylie Jenner


Kylie Jenner

Kylie yang dinobatkan sebagai miliarder termuda dengan kekayaan “milik sendiri” oleh Forbes tahun 2018, menuai banyak respons negatif.

Kritik yang dilayangkan kepada Kylie ini mengatakan kekayaan Kylie juga berasal dari Keeping Up With the Kardashians, ia juga mendapatkan bantuan keuangan dari ibunya, Kylie digadang-gadang tidak bisa membangun Kylie Cosmetics jika tanpa bantuan ibunya.

11. Elon Musk

CEO Tesla ini memiliki sejumlah kontroversi, termasuk dugaan penipuan kepada US Securities and Exchange Commission (SEC) di tahun 2018.

Tidak hanya itu, Musk juga pernah terlihat merokok marijuana. Musk juga pernah mengklaim lewat Twitter-nya, bahwa Ia berencana akan membuat Tesla menjadi saham privat. Merespons hal itu, saham Tesla bahkan turun lebih dari 13%.

12. Mark Zuckerberg

CEO Facebook ini menghadapi kritikan mengenai komentarnya tentang “Penolakan Holocaust” di Facebook, Zuckerberg juga dikritisi mengenai bocornya data pengguna Facebook.

Zuckerberg membela dirinya mengenai Penolakan Holocaust. Ia berdalih tidak menemukan penolakan itu bukan menyinggung. “Saya sama sekali tidak bermaksud membela orang-orang yang menyangkal hal itu,” katanya.

Untuk kebocoran data, Facebook telah didenda sebesar USD5 miliar oleh Federal Trade Commission (FTC). Denda ini merupakan denda terbesar yang pernah dibayarkan oleh perusahaan teknologi itu.

13. Jeffrey Epstein

Epstein bunuh diri karena tersangkut dakwaan mengenai perdagangan seks menjadi berita utama internasional pada 2019.

Miliarder pengelola keuangan ini awalnya dipenjara pada Juli 2019 di New York City karena dugaan perdagangan seks dengan menjual perempuan di bawah umur. Sebelumnya, Epstein juga sempat tersangkut kasus pelecehan seksual di 2007 setelah membatalkan kesepakatan rahasia dengan salah satu pengacara di AS Alexander Acosta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini