Jadi Ujung Tombak Ekonomi RI, Ini Tugas Berat Kemenkop UKM

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 320 2146167 jadi-ujung-tombak-ekonomi-ri-ini-tugas-berat-kemenkop-ukm-B4v9d3D3a3.jpg Menkop UKM Teten Masduki. (Foto: Okezone.com/Kemenkop UKM)

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi salah satu dari empat kementerian yang disebutkan Presiden Joko Widodo sebagai ujung tombak ekonomi di Indonesia. Selain Kemenkop, ada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: Kembangkan UMKM Alternatif Atas Kesenjangan dan Kemiskinan di Jabar Selatan

Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kemenkop menjadi ujung tombak karena perekonomian saat ini sedang menurun. Untuk itu, dirinya mendapat tugas meningkatkan perekonomian melalui produk-produk koperasi.

UMKM

"Kenapa Kementerian Koperasi dan UKM ini diberikan harapan besar. Karena perekonomian sedang melambat. Jadi, sekarang negara sedang melambat tapi makan tetap perlu," ujar dia, Kamis (26/12/2019).

Baca Juga: Teten Masduki Minta Daerah Siapkan Produk UKM yang Bisa Mendunia

Untuk mewujudkan peningkatan ekonomi, Teten mengaku mendapat tugas dari Presiden Jokowi menaikkan kelas UMKM. "Jadi kita diminta urus desain besarnya. Seperti kita harus masuk ke jasa komoditas unggul. Apabila terus menurus UKM itu hanya kripik, batu akik dan batik kapan naiknya? Maka itu, harus menjadi bagian industri besar," ungkap dia.

Lalu khusus komoditi, Teten berencana akan melakukan substitusi guna menekan impor Indonesia. Misalnya, di New Zealand koperasinya masuk ke produk susu, sedangkan di dalam negeri banyak produk teh.

"Susu kita masih impor (karena) produksi masih 20%. Kita per orang 12 liter per tahun atau 1 sendok teh per tahun. Makanya kontek dan umur pendek. Jadi kita harus subsitutsi impor," kata dia.

Di sisi lain, dalam meningkatkan kualitas UMKM, pemerintah dalam rapat terbatas bersama Presiden Jokowi meminta belanja BUMN dan Kementerian/Lembaga prioritaskan UKM.

"Oleh karena itu UKM harus bisa bersaing sebab kita sudah ada perdagangan bebas. Namun harus proteksi juga industri kita," jelas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini