Musim Banjir Jadi Momentum Calon Pembeli Properti Lihat Kualitas Lokasinya

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 02 Januari 2020 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 02 470 2148677 musim-banjir-jadi-momentum-calon-pembeli-properti-lihat-kualitas-lokasinya-s3o03d4SYv.jpg Rumah Terkena Banjir (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Memasuki tahun 2020, kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) malah dilanda banjir. Hal ini disebabkan curah hujan yang tinggi sejak 1 Januari 2020.

Kondisi ini tentu sangat berdampak bagi para calon pembeli hunian, khususnya untuk di kawasan Jabodetabek. Potensi suatu wilayah bisa mengalami banjir atau tidak, menjadi salah satu indikator yang penting untuk diperhatikan.

"Kalau lihat proyeknya (pembangunan hunian) terkena banjir, berarti ada penilaian negatif dari sisi ketahanan alam. Itu yang harus jadi pertimbangan konsumen," ujar CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda kepada Okezone, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Baca Juga: Mobil Terseret Arus Banjir, Bagaimana Cara Klaimnya?

Oleh sebab itu, Ali menilai, di kondisi yang saat ini tengah dihadapkan curah hujan tinggi bahkan terjadi banjir di beberapa wilayah, menjadi kesempatan bagi calon pembeli untuk melihat-lihat lokasi dari hunian yang tengah dibidik. Hal ini untuk memastikan hunian yang ingin dibeli memang aman dari potensi terjadinya banjir.

Banjir Dimanfaatkan Anak-anak untuk Bermain Air

Lantaran, lanjutnya, persoalan banjir bakal sangat merugikan pemilik hunian, bukan hanya soal bangunan terendam, melainkan furnitur rumah juga bisa rusak akibat genangan air.

"Banjir itu kan berisiko, enggak hanya rumahnya saja, tapi kan peralatan dan segala macem juga itu bisa jadi masalah, nanti bisa kena biaya juga," kata dia.

Baca Juga: Mau Klaim Asuransi Properti karena Rumah Kebanjiran? Ini Persyaratannya!

Ali pun menekankan, untuk para calon pembeli hunian memperhatikan risiko dari proyek yang berlokasi di wilayah yang bisa terkena banjir. Hal ini juga menjadi salah satu indikator penilaian suatu peroyek hunian oleh IPW.

"Banjir itu memang perlu banget diantisiapsi, dalam penilaian proyek, kami masukkan itu jadi salah satu indikator untuk melihat kualitas pyoyek tersebut," tutupnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini