Sambangi Natuna, Menteri Edhy Akan Terus Optimalkan Sentra Kelautan dan Perikanan

Hairunnisa, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 15 320 2153279 menteri-edhy-ingin-pemanfaatan-sumber-daya-laut-natuna-dioptimalkan-38nfLotuj0.jpg Edhy Prabowo dan Mahfud MD (Dok KKP)
NATUNA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meninjau kesiapan sarana dan prasarana penunjang kegiatan melaut para nelayan di Natuna. Dirinya pun memberikan beberapa bantuan untuk para nelayan di Natuna.

Adapun bantuan yang diberikan adalah kapal, sarana peleangan ikan, cold storage, solar, air bersih, dan sarana penunjang lainnya.

Hal ini disampaikannya saat mendampingi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

 Baca juga: Bukan China, KKP Tangkap 3 Kapal Asing Vietnam di Natuna

Kedatangan Menko Polhukam dan Menteri Edhy dalam rangka koordinasi lintas kementerian dan lembaga membahas keamanan di perairan Natuna Utara yang merupakan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia.

 Edhy prabowo dan mahfud MD (dok KKP)

"Sebelumnya sudah ada bantuan puluhan kapal tapi dari fiber, mereka inginnya kayu. Kami sudah ingatkan, kapal kayu, kapal kayu. Tapi yakin, pemerintah bisa dan sedang kami persiapkan," kata Menteri Edhy di Natuna, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

 Baca juga: China 'Wara-wiri' di Natuna, Ternyata Menyimpan 2 Ikan yang Spesial

Ke depan, Menteri Edhy mengatakan, KKP akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan nelayan. Sebab, nelayan di Natuna tidak hanya membutuhkan kapal yang mumpuni untuk melaut.

Nelayan Natuna, lanjutnya, juga masih mengeluhkan sulitnya bahan bakar, cold storage, dan sarana pelelangan ikan. “Sekarang ada SKPT (Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu) yang sudah dibangun pemerintah. Ke depan kita akan terus optimalkan SKPT ini," tutup Menteri Edhy.

Sebelum rapat digelar, Menteri Edhy dan Menko Mahfud menyaksikan fly pass pesawat TNI AU dan sailing pass sejumlah kapal milik TNI AL, Bakamla, KKP, dan Polri yang selama ini berpatroli di perairan Natuna Utara.

Mahfud mengatakan, kedatangannya bersama Menteri Edhy ke Natuna dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi bahwa kedaulatan Indonesia tak bisa ditawar.

"Instruksi Presiden agar volume patroli ditingkatkan dan kita menjaga kedaulatan laut kita. Hari ini kami melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga membahas mengenai pengelolaan Natuna ini," kata Mahfud.

Baca juga: Jepang Hibahkan Kapal Pengawas Perikanan di Perairan Natuna

Tak hanya soal keamanan dan kedaulatan, rapat membahas upaya peningkatan pengelolaan sumber daya laut Indonesia khususnya di perairan Natuna. "Makanya di sini (Natuna) akan dibangun sentra kegiatan ekonomi dengan tetap menjaga keamanan laut kita. Antara lain kita akan memperbanyak nelayan kita di sini dengan tetap memprioritaskan nelayan-nelayan setempat," kata Mahfud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini