Lirik Peluang Logistik di Natuna, Pemerintah Manfaatkan Damri Jadi Angkutan Perintis

Natasha Oktalia, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254490 lirik-peluang-logistik-di-natuna-pemerintah-manfaatkan-damri-jadi-angkutan-perintis-tUlz9xExaC.jpg Logistik (Okezone)

JAKARTA - Kabupaten Natuna adalah kabupaten terluar (paling utara) Indonesia yang terletak di Selat Karimata. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Vietnam dan Kamboja di sebelah utara, serta Singapura dan Malaysia bagian Barat di sebelah barat, dan Malaysia bagian timur di sebelah timurnya.

Posisinya strategis, karena berada di jalur pelayaran internasional Jepang, Korea, dan Taiwan. Belum lagi kekayaan minyak bumi yang dimiliki wilayah ini. Di Laut Natuna juga terdapat pulau-pulau lain yang posisinya menjadi pulau terluar.

 Baca juga: Banjir Bandang di Luwu Utara Buat Operasional Jasa Ekspedisi Terhambat

Mengutip instagram Kemenhub151, Jakarta, Kamis (30/7/2020), kehadiran negara pun menjadi penting di wilayah ini. Pemerintahan Presiden Jokowi terus menjaga komitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran.

Komitmen ini diwujudkan dengan melanjutkan pembangunan di wilayah 3T (tertinggal, terpencil dan terluar) 1P (perbatasan), termasuk di Natuna. Kementerian Perhubungan turut serta dalam menjalankan komitmen tersebut.

 Baca juga: Logistik Udara Anjlok 90% akibat Covid-19

Salah yang terbaru adalah pemberian subsidi angkutan barang perintis untuk trayek di Natuna. Hal ini antara Ranai-Selat Lampa sepanjang 80 Kilometer oleh Perum Damri.

Jalur ini tersambung dengan Tol Laut. Barang-barang yang diangkut dengan kapal, akan berhenti di Pelabuhan Selat Lampa, kemudian dibawa dengan Damri menuju Ranai, dan sebaliknya.

Salah satu tujuan pemberian subsidi ini untuk menjamin ketersediaan logistik di wilayah terluar dan perbatasan ini. Pemberian subsidi ini sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 95 Tahun 2020 tanggal 23 April 2020 Tentang Penugasan Kepada Perusahaan Umum (Perum) Damri untuk Menyelenggarakan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang di Jalan Dari dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan Tahun Anggaran 2020.

Guna menjalankan subsidi tersebut, Damri telah menyiapkan delapan unit kendaraan dengan spesifikasi muatan padat dan cool box. Layanan angkutan barang perintis dari Damri ini juga untuk mewujudkan konektivitas serta mengurangi kesenjangan harga antar wilayah di Indonesia, serta meningkatkan perekonomian masyarakat terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini