nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesan Presiden Jokowi, Kasih Kesempatan Swasta dan Kurangi Proyek BUMN

Irene, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 07:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 17 320 2154373 pesan-presiden-jokowi-kasih-kesempatan-swasta-dan-kurangi-proyek-bumn-aIFFsVCpjk.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tidak semua proyek infrastruktur dikerjakan Badan Usaha Miliki Negara (BUMN). Dia ingin swasta juga dilibatkan dalam pengerjaan infrastruktur.

"Saya sudah titip ke Pak Erick agar jangan sampai pekerjaan-pekerjaan yang ada di BUMN dikerjakan semua oleh BUMN. Dan sebetulnya dari dulu sudah saya ingatkan itu," ujar Presiden Joko Widodo.

Okezone pun merangkum fakta menarik soal pesan Presiden Joko Widodo untuk BUMN, Sabtu (18/1/2020).

1. Presiden Kembali Sindir BUMN

Jokowi menegaskan kepada Menteri BUMN agar memberi peluang kepada pengusaha muda khususnya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mendapatkan proyek.

Baca Juga: Strategi Pembangunan Basuki 'Daendels' Hadimuljono hingga 2024

"Beri peluang besar bagi anak muda. Seinget saya setahun di BUMN itu ada Rp2.400 triliun yang bisa dikerjakan. Dari angka itu mestinya kita bisa menumbuhkan agar yang muda ini naik kelas. Dari yang kecil menjadi menengah yang menengah jadi besar," ungkap Joko Widodo.

2. Kesempatan Swasta

Presiden Joko Widodo juga menghimbau agar proyek besar hingga kecil untuk tidak diambil seluruhnya oleh Badan Usaha Milik Negara, anak-anak BUMN maupun cucu-cucunya.

“Berilah ruang yang lebih luas pada swasta, pada pengusaha lokal, pengusaha kecil, dan menengah, tenaga kerja lokal, agar terlibat dalam pembangunan infrastruktur,” tegas Presiden Jokowi

3. BUMN Garap Proyek Rp2.400 Triliun

Nilai proyek yang dikerjakan berbagai BUMN mencapai Rp2.400 triliun selama satu tahun. Menurut Presiden Joko Widodo seharusnya bisa diberikan sebagian kepada pengusaha swasta.

Baca Juga: Lapangan Bola dan Atletik PON 2020 Rampung, PUPR: Kualitas Tak Kalah dari GBK

"Jadi dari angka itu bisa menumbuhkan yang muda naik kelas ke menengah, dari menengah besar. Saya sudah titip, tanyakan ke Pak Erick, tanyakan langsung, karena proyek itu senilai Rp2.400 triliun," ujarnya dalam acara pelantikan badan pengurus pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

4. Kurangi Proyek Yang Dikerjakan Anak Usaha BUMN

Dalam kesempatannya, Jokowi juga meminta Menteri Erick untuk dapat mengurangi proyek BUMN yang dikerjakan oleh anak usahanya. Hal itu untuk pembagian proyek infrastruktur merata dikerjakan BUMN dan swasta

"Jangan sampai yang ada dikerjakan anak-anak BUMN, anak usaha BUMN, cucu-cucu BUMN. Namun kerjakan oleh swasta-swasta terutama pengusaha muda yang terhimpun di Hipmi," tandasnya.

5. Model Pembiayaan Creative Hybrid Financing

Presiden Joko Widodo sebelumnya juga mengemukakan bahwa tidak mungkin seluruh infrastruktur dibiayai oleh APBN. Oleh karenanya pemerintah menawarkan model pembiayaan creative hybrid financing seperti KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha), juga Pembiayaan Investasi Non-Anggaran (PINA) Pemerintah.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini