Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Kontrak Bisnis RI-UEA di Sektor Energi, Berapa Nilainya?

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Sabtu, 18 Januari 2020 |19:31 WIB
5 Kontrak Bisnis RI-UEA di Sektor Energi, Berapa Nilainya?
Kerjasama (Foto: Okezone.com/Shuttertock)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia melakukan kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA). Hal ini tercapai dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed pada Senin (13/1/2020).

Berbagai investasi dilakukan UEA untuk Indonesia, baik dalam bentuk bisnis maupun pemerintahan. Total investasi yang ditanamkan UEA sebesar Rp314,9 triliun.

"Persatuan Emirat Arab (PEA), sebagai salah satu negara sahabat Indonesia, melakukan investasi senilai USD 22,89 miliar atau setara Rp 314,9 triliun," tulis Kementerian ESDM yang dilansir dari akun Instagramnya pada Sabtu (18/1/2020).

Baca juga: Jokowi Sebut Indonesia Bisa Raup Rp280 Triliun dari Dana Abadi Investasi

Sektor energi menjadi salah satu sektor yang diminati untuk berinvestasi. Terdapat lima kontrak bisnis sektor energi diteken dalam hubungan kerja sama ini.

Kerja sama di sektor energi antara lain UEA berinvestasi sebesar USD270 juta setara Rp3,68 triliun (kurs Rp13.665 per USD) untuk LPG Supply Contract antara Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) dan Pertamina. Mereka juga berinvestasi sebesar USD1,6 miliar untuk Refinery Investment Principle Agreement (RIPA) antara Mubadala Investment Company dan Pertamina.

Baca juga: 100 Hari Selesaikan RUU Omnibus Law

Tak hanya itu, UEA juga berinvestasi sebesar USD10,1 miliar setara Rp138,02 triliun untuk MoU antara ADNOC dan Pertamina tentang pengembangan Project Crude to Petrochemical. Lalu mereka berinvestasi sebesar USD129 juta setara Rp1,76 triliun untuk Penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata antara PT PJB dengan Masdar

UEA juga kerja sama dalam peningkatan kapasitas tungku peleburan untuk Adendum MoU antara Emirates Global Aluminium (EGA) dan PT Inalum sebesar USD71 juta setara Rp970,26 miliar.

Seperti yang diketahui, Indonesia dan UEA menandatangani 16 kesepakatan. Kesepakatan tersebut terdiri dari lima perjanjian untuk pemerintahan dan sisanya untuk pelaku usaha.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement