JAKARTA - Salah satu bendungan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah sangat ditunggu-tunggu perampungannya. Pasalnya, bendungan ini digadang dapat mengendalikan banjir Jakarta.
Bendungan seperti yang kebanyakan orang tahu biasanya teraliri oleh air dan digunakan untuk keperluan irigasi atau air baku. Namun sangat berbeda dengan bendungan yang sedang dalam proses pembangunannya ini, namanya Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi.
Baca Juga: Tips Aman Menyimpan Dokumen Pribadi, Agar Aman walau Kebanjiran
Melansir unggahan Instagram resmi Kemen PUPR, Sabtu (18/1/2020), kedua bendungan ini sengaja tidak dialiri air sehingga penampakannya terlihat kering. Bendungan kering memang bukan dibuat untuk keperluan irigasi atau air baku, tetapi untuk pengendalian banjir.
Saat hujan datang, bendungan ini akan menampung air dan memperlambat aliran air hujan ke daerah yang lebih rendah. Fungsi utama kedua bendungan ini adalah untuk mengurangi resiko banjir di Jakarta.
Kedua bendungan kering ini merupakan bendungan kering pertama yang ada di Indonesia. Saat ini progres penyelesaian Bendungan Ciawi telah mencapai 45%, sedangkan Bendungan Sukamahi sedang mendekati 40% penyelesaian.
Baca Juga: Pasca-Banjir, Arsip Nasional Ingatkan Pentingnya Perawatan Dokumen Pribadi
Seperti yang telah diketahui, banjir di Jakarta belum secara penuh dapat teratasi dengan baik setiap tahunnya. Musibah banjir awal tahun 2020 lalu telah merenggut setidaknya 67 orang tewas dan 1 orang hilang.
Kolom komentar pun dipenuhi dengan beragam respon dari jagat netizen Instagram. Berikut seperti dirangkum oleh Okezone.
b*j*hp*9 Mantap......PUR. lah yg DKI sibuk naturalisasi, biar jadi kolam.....hehehe
b*g*tl*h_lu Bentuk bendungan nya lucu
ph*n*_08**86**8**0 Saya suka saya suka
jh*n_d*n*y_1**8 Cepat diselesaikan pak
y*d**.w*hy* Kalo aku hatinya yg kering, min😭
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.