JAKARTA - Sejumlah nama diisukan akan mengisi kursi nomor satu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Salah satu nama yang digadang-gadang akan menjadi bos baru Garuda adalah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.
Menurut Pengamat Penerbangan lainnya Gatot Raharjo, Jonan memang salah satu sosok yang cocok menggantikan Ari Askhara sebagai Bos Garuda. Apalagi, Ignasius Jonan memiliki track record cukup bagus dalam dunia transportasi.
Seperti diketahui, Ignasius Jonan pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI pada periode 2009 hingga 2014. Selama menjabat banyak perubahan yang dilakukan Jonan pada PT KAI.
Baca Juga: Tantangan Besar Erick Thohir Cari Bos Baru Garuda
Jonan berhasil mengubah wajah PT KAI menjadi transportasi primadona masyarakat. Keberhasilan tersebut mengantarkan Ignasius Jonan menjadi Menteri Perhubungan di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Oktober 2014.
"Kelebihan dia itu track record bagus dan orang-orang mungkin respek melihat kinerjanya selama ini," saat dihubungi Okezone, Minggu (19/1/2020).
Meksipun begitu, kata Gatot, Jonan harus didampingi oleh Direktur Niaga yang memiliki kapabilitas yang bagus. Pasalnya, meskipun banyak prestasi yang ditorehkan di KAI, namun Jonan belum cukup berpengalaman di industri penerbangan.
Baca Juga: Kilas Balik Dipecatnya Ari Askhara sebagai Dirut Garuda Indonesia
Ditambah lagi, antara industri penerbangan dan kereta api ada perbedaan yang mencolok. Misalnya, di industri penerbangan memiliki banyak saingan, sedangkan KAI merupakan perusahaan yang memonopoli bisnis kereta api.
"Tapi kalau Jonan sepertinya cocok. Cuma dia harus di-backup direktur niaga yang bagus.
Soalnya dia belum teruji membesarkan perusahaan transportasi yang kompetitif. Waktu di KAI itu kan monopoli, gak ada persaingan," jelasnya
Namun, lanjut Gatot, yang harus ditunggu adalah apakah Jonan mau jika nantinya ditunjuk sebagai bos Garuda. Mengingat jika setuju menjadi Dirut Garuda, maka ada penurunan karier dari sebelumnya menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menuju jadi Bos BUMN saja.
"(Pertanyaannya) Apa Jonan mau dari Menteri jadi Dirut BUMN?," ucapnya