nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Irfan Setiaputra Bakal Perbaiki Citra Garuda Pasca-Skandal Harley dan Brompton

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 21:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 320 2157414 irfan-setiaputra-bakal-perbaiki-citra-garuda-pasca-skandal-harley-dan-brompton-nvkQ6axFnW.jpeg Direksi Garuda Indonesia (Foto: Okezone.com)

TANGERANG - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir karena sejumlah kontroversi yang terjadi. Mulai dari perkara pemolesan laporan keuangan, tarif tiket pesawat yang mahal, hingga penyelundupan motor Harley-Davidson dan Brompton oleh mantan direksi.

Kini maskapai pelat merah tersebut memiliki jajaran direksi baru, yang diharapkan mampu melakukan perbaikan pada tata kelola dan citra perusahaan. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra pun memastikan bakal melakukan perbaikan.

Baca Juga: Irfan Setiaputra Bakal Kaji Ulang Anak dan Cucu Usaha Garuda Indonesia

Menurutnya, terkait perkembangan isu di masyarakat terkait Garuda Indonesia, tak sepenuhnya menggambarkan fakta yang terjadi di perseroan. Namun demikian, dia memastikan akan membangun tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governence/GCG).

"Ada fakta dan persepsi, jadi mohon dipahami bahwa apa yang berkembang itu bisa jadi tidak 100% adalah benar. Tetapi GCG akan kami jalankan, maka akan dilakukan beberapa perbaikan," ujar Irfan dalam konferensi pers di Kantor Pusat Garuda Indonesia, Tangerang, Kamis (23/1/2020).

Perbaikan di tubuh perseroan, kata dia, tentu akan melibatkan jajaran Komisaris Garuda Indonesia, untuk memastikan perbaikan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan, pihaknya menggandeng auditor asing yang tergabung dalam The Big Four.

Baca Juga: Irfan Setiaputra Jadi Bos Garuda, Bagaimana Tarif Tiket Pesawat?

"Garuda memutuskan untuk gunakan auditor, The Big Four, yang sangat ketat. Kami sangat siap apabila temukan hal yang perlu dikoreksi. Kami akan tegakkan GCG itu sebagai mandat Pak Menteri (BUMN Erick Thohir)," katanya.

Irfan juga menjelaskan, dalam memimpin Garuda Indonesia ke depannya, dipastikan kebijakan-kebijakan lama yang sudah tepat akan dilanjutkan, seiring dengan tetap dilakukannya perbaikan. Dia akan fokus pada tiga hal yang menjadi pekerjaan rumah besar yang diberikan Erick padanya.

Ketiganya soal keamanan dan layanan penerbangan garuda, tarif tiket pesawat, dan kinerja perseroan yang diharapkan membukukan laba. "Tidak ada tawar menawar soal safety, kami juga akan lakukan perbaikan dari segi layanan, juga meneruskan tindakan baik dalam rangka profitability," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini