nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Juga Picu Anjloknya Harga Minyak

Vania Halim, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 08:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 320 2157510 virus-korona-juga-picu-anjloknya-harga-minyak-n7nnY22p09.jpg Harga Minyak (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Harga minyak turun 2% pada perdagangan Kamis waktu setempat, di tengah kekhawatiran penyebaran virus korona dari China. Hal ini dinilai akan menurunkan permintaan bahan bakar dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Meski demikian penurunan harga minyak dibatasi penarikan persediaan minyak mentah AS.Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka turun USD1,17 atau 1,9%, menjadi USD62,04 per barel.

Baca Juga: Imbas Virus Korona, Harga Minyak Dunia Turun 2%

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 berakhir turun USD1,15, atau 2%, pada USD55,59 per barel. Demikian dilansir dari Reuters, Jumat (24/1/2020).

Sebagai informasi, dua kota China diisolasi karena otoritas kesehatan sedang berjuang untuk mencegah pandemi global. Wabah virus korona telah menewaskan 18 orang dan menginfeksi hampir 630 jiwa.

Baca Juga: Harga Minyak Turun Imbas Melonjak Pasokan AS

Potensi pandemi telah membangkitkan ingatan tentang Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) pada 2002-2003, yang juga dimulai di China dan menyebabkan penurunan dalam perjalanan.

"Pasar terus mundur di bawah kekhawatiran permintaan dan menyingkirkan rally setelah penurunan produksi OPEC," kata Wakil Presiden Riset Pasar Tradition Energy Gene McGillian.

Dengan kasus-kasus virus korona yang terdeteksi di Amerika Serikat, pasar saham global merasakan efek ketakutan bahwa virus itu dapat menyebar lebih jauh ketika jutaan orang China bersiap-siap melakukan perjalanan dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek akhir pekan ini.

Sementara itu, pergerakan harga minyak dipengaruhi stok AS mempertahankan perkiraan untuk Brent rata-rata USD67 pada kuartal pertama dan USF64,50 sepanjang 2020.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini