Meski demikian, tidak semua anak masih terpaku pada pekerjaan tradisional. Seperti siswa di Jerman dan Swiss, yang mulai mengembangkan imajinasinya sehingga memilih karier yang sejalan dengan globalisasi.
Schleicher mengatakan, itu mencerminkan pasar kerja spesifik negara dan kekuatan bimbingan karier yang kuat. Dirinya pun mendesak supaya negara-negara lain mengikuti jejak Jerman dan Swiss untuk menyerukan sekolah dan guru agar berbuat lebih banyak supaya anak-anak tahu tentang keberagaman pekerjaan yang tersedia saat ini.
"Masa depan yang siswa lihat sendiri tidak sesuai dengan masa depan pekerjaan," kata Schleicher. Menurutnya, semakin banyak waktu anak-anak memahami karier yang ada, semakin bagus juga nilai-nilainya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.