JAKARTA - Legenda bola basket NBA Kobe Bryant yang meninggal dunia pada 26 Januari akibat kecelakaan helikopter ingin dikenang karena investasinya, bukan kariernya.
Melansir Business Insider, Rabu (29/1/2020), Kobe Bryant mulai berbagi pemikirannya tentang warisan dan hasratnya dalam investasi setelah mengungkapkan peluncuran dana ventura senilai USD100 juta setara Rp1,36 triliun (Rp13.600 per USD).
Baca Juga: Jenazah Kobe Bryant Butuh Beberapa Hari untuk Dievakuasi
Kobe Bryant lebih memilih berinvestasi daripada menjadi atlet. Dia mengatakan, investasi lebih bermakna karena pengaruhnya yang bertahan lama. Pernyataan ini terkuak ketika Kobe Bryant diwawancara oleh CNBC pada 22 Agustus 2016 silam.
Ketika itu Kobe Bryant ditanya apakah warisannya soal bermain basket atau investasi 20 tahun dari sekarang. Kobe Bryant pun tidak ragu mengatakan adalah investasi.
“Bermain basket harus fokus agar selalu menang. Memenangkan kejuaraan. Kejuaraan yang datang dan pergi. Akan ada tim lain yang memenangkan kejuaraan lain, pemain lain yang memenangkan penghargaan MVP lainnya," kata Bryant.
Baca Juga: 5 Sneakers Kobe Bryant Paling Langka Sepanjang Masa
“Jika kamu benar-benar ingin menciptakan sesuatu yang bertahan selama beberapa generasi, kamu harus membantu menginspirasi generasi berikutnya, bukan? Mereka menciptakan sesuatu yang hebat. Dan generasi itu akan menginspirasi orang yang ada di belakang mereka. Saat itulah kamu membuat sesuatu selamanya. Dan itulah yang paling indah," ungkapnya mengenai investasi.