"Dan yang menarik, di situ ada yang menggelitik karena ada cucu garuda namanya PT Garuda Tauberes Indonesia. Saya baru tahu itu," katanya sambil tertawa.
Untuk itu, dirinya juga bakal meninjau anak dan cucu usaha garuda, di mana saat ini memiliki 7 anak perusahaan dan 19 cucu perusahaan dengan berbagai bidang usaha. Di antaranya seperti maskapai penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC), ground handling, inflight catering, maintenance facility, jasa teknologi informasi, jasa reservasi, perhotelan, transportasi darat, e-commerce & market place, jasa ekspedisi kargo, hingga tour & travel.
Menurut Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta mengatakan, penataan anak usaha ini sangat bagus untuk dilakukan, dalam rangka mengevaluasi kinerja anak dan cucu usaha BUMN. Sebab, kata Arif, selama ini banyak BUMN yang membuat anak usaha tapi tidak menunjang kinerja induk usahanya.
"Misalnya BUMN pelabuhan, apa urusannya buat anak usaha catering yang dikerjasama dengan gedung-gedung pertemuan. Ngapain badan BUMN bergerak itu," ujarnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.