4 Langkah Menuju Pertanian Modern, Termasuk Pemanfaatan Teknologi

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 320 2160165 4-langkah-menuju-pertanian-modern-termasuk-pemanfaatan-teknologi-vv6XSZyORj.jpg Petani (Okezone)

JAKARTA – Guna memajukan serta meningkatkan sector pertanian di Indonesia, Kementerian Pertanian (Kementan) memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan.

“Halo SobaTani, ada empat aspek atau langkah yang mesti diperhatikan untuk mencapai pertanian maju, mandiri dan modern,” tulis Kementan melalui akun Instagram resminya @kementerianpertanian, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

 Baca juga: Lindungi Lahan Pertanian dari Alih Fungsi, Mentan: Bukan Masalah Kecil

Langkah-langkah itu antara lain ialah gerakan nasional untuk peningkatan produksi dan produktivitas. Serta menurunkan biaya pertanian melalui peningkatan efisiensi dan pengembangan kawasan berbasis korporasi.

“Ketiga pengembangan dan penerapan mekanisasi serta akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi. Kemudian yang terakhir adalah ekspansi pertanian melalui perluasan pemanfaatan lahan termasuk lahan rawa dan sub optimal lainnya serta penyediaan air,” lanjut Kementerian yang dipimpin oleh Syahrul Yasin Limpo.

 Baca juga: Autonomous Traktor, Robot Pertanian yang Dilengkapi Sistem Navigasi Real Time

Sebelumnya, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) juga membentuk tiga langkah untuk mewujudkan pencapaian sasaran strategis Kementerian Pertanian. Ketiga langkah itu adalah:

1. Gerakan komando strategis pembangunan pertanian di kecamatan (Kostratani).

2. Penyuluhan, pendidikan dan pelatihan vokasi mendukung program utama kementerian

3. Penyuluhan, pendidikan dan pelatihan vokasi mendukung penumbuhan pengusaha pertanian milenial

Unggahan milik Kementan tentang langkat menuju pertanian maju, mandiri & modern ini sudah disukai sebanyak 799 kali. Berikut komentar-komentar warganet:

“Harusnya pemerintah mangadakan seminar di desa2 memberikan pengetahuan ke petani/peternak skala kecil yg masih minim ilmu,” kata @dw*_*r*y*nt*28.

“Sepertinya harus belajar bertani yg lebih modern,” komentar @*d**r*s28.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini