nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Spesifikasi PLTA Terapung Pertama di RI dan Terbesar di Asean

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 17:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 30 320 2160785 ini-spesifikasi-plta-terapung-pertama-di-ri-dan-terbesar-di-asean-IZT6ikxztU.jpg RI Bakal Punya PLTS Terapung Terbesar Pertama. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui PT Pembangkit Listrik Jawa Bali (PJB) melakukan kerjasama dengan perusahaan energi baru terbarukan Uni Emirat Arab (UEA), Masdar. Proyek yang akan dikerjakan yakni membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung terbesar di Asia Tenggara akan dioprerasikan di Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Mengutip informasi proyek tersebut dari Instagram Kementrian Energi dan Sumber Daya, Kamis (30/1/2020), poyek tersebut akan beropresi Juni 2022. Di mana kapasitas pembangkitnya 145 megawatt (MW) dan akan diproyeksi menghasilkan 254 GWh dalam satu tahun.

Baca Juga: RI Akan Punya PLTS Terapung Terbesar di Asean, Kapasitasnya 145 Mw

Biaya investasi untuk pengembangannya sebesar USD129 juta atau sebesar Rp1,76 triliun (dalam kurs Rp13.645). Di mana harga jual listrik yang sebesar 5,8179 cUSD/kWh pada 26 Desember 2019.

Adapun PT PJB dengan kepemilikkan saham 51% dan Masdar sebesar 49%. Proyek ini memiliki skema BOOT (Build Own Operate Transfer) dengan masa PPA (Power Purchase Agremeent selama 25 tahun.

Baca Juga: 3 Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Siap Terangi PON Papua

Proyek ini merupakan kerja sama yang dihasilkan dari Republik Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab (PEA) melalui PT PJBI-Masdar. Kerjasama ini menggandeng perusahaan dengan concern renewable energy.

Selain berguna untuk membantu pemerintah mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dan upaya menurunkan emisi karbon sebesar 29% di 2030. Dari pengoperasian proyek ini diharapkan akan dapat menjadi pioneer pengembangan PLTS Terapung yang dapat dikembangkan di waduk lain di wilayah Indonesia.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini