Fakta Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019 Dimulai, Diawasi CCTV hingga Bebas Kecurangan

Hairunnisa, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 320 2161329 fakta-seleksi-kompetensi-dasar-cpns-2019-dimulai-diawasi-cctv-hingga-bebas-kecurangan-l4isVKWsxN.png Ilustrasi Seleksi CPNS. (Foto: Okezone.com/Dok. BKN)

JAKARTA - Babak lanjutan dari tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 telah dimulai. Peserta yang lolos tahap administrasi mulai mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

SKD diselenggarakan pada 27 Januari hingga 28 Februari2020. Tes ini diikuti 32.000 peserta pada tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). 

Dalam seleksi tersebut para peserta diberikan waktu 90 menit untuk menjawab 100 soal SKD. Soal tersebut terbagi menjadi tiga kelompok, yakni 30 tes wawasan kebangsaan (TWK), 35 soal tes intelegensi umum (TIU), dan 35 soal tes karakteristik pribadi (TKP).

Baca Juga: Ada Seleksi Kompetensi Bidang, Pemerintah Cari CPNS seperti Ini

Okezone rangkum fakta-fakta menarik tentang SKD CPNS 2019 yang mulai dijalankan minggu ini , Sabtu (31/1/2020).

1. Apa itu sistem Computer Assisted Test (CAT)

Computer Assisted Test (CAT) adalah metode seleksi dengan alat bantu komputer untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar yang digunakan dalam seleksi CPNS untuk mewujudkan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain digunakan dalam tes CPNS pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), sistem CAT ini juga digunakan dalam Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dengan prinsip cepat, akuntabel, dan transparan, sistem Computer Assisted Test atau tes berbasis komputer ini terus digunakan pemerintah hingga 7 tahun lamanya. Dalam sistem CAT, memungkinkan para pesertanya dapat melihat hasil secara real time atau saat itu juga.

Pengguna atau pesertanya diharuskan masuk (log in) terlebih dahulu menggunakan pin register dan pin sesi.

2. Peserta CPNS Bisa Langsung Mengetahui Nilai Tes SKD

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan, hasil tes SKD yang dikerjakan oleh peserta CPNS ini sudah bisa diketahui langsung hari ini juga. Hal itu memungkinkan karena sistem penilaian langsung terpantau dari layar yang dipasang BKN secara digital.

Baca Juga: Catat! Peserta SKD CPNS 2019 Wajib Hadir 1 Jam Sebelum Ujian Dimulai

"Jadi bisa langsung kelihatan nilainya tersebut. Nah mereka sudah tahu hasil SKD-nya," ujar Bima di kantornya Jakarta, Senin (27/1/2020).

Akan tetapi lanjut dia, untuk mengetahui lolos tidaknya peserta yang mengikuti tes SKD hari ini, peserta CPNS tersebut harus menunggu beberapa waktu. Pasalnya, pengumuman resmi akan disampaikan jika kementerian atau instansi terkait telah memverifikasi nilai-nilai mereka secara keseluruhan.

3. Alasan Peserta SKD Harus Cek Ulang

Kepala BKN Bima Haria Wibisana meminta para peserta ujian untuk berhati-hati dalam mengerjakan soal. Tujuannya, agar hasil yang dicapai bisa maksimal.

Selain itu, peserta juga harus melakukan cek atas hasil yang telah dicapai. "Cek ulang nilai hasil tes SKD wajib dilakukan untuk menghindari keselahan di masa mendatang," ungkap Bima di kantornya Jakarta, Senin (27/1/2020).

4. Peserta Ujian Diberi Wejangan

Dalam ujian SKD yang dilaksanakan pada Senin, 27 Januari 2020 kemarin yang dilaksanakan di Badan Kepegawaian Negera (BKN) dihadiri oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

"#SobatBKN, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyemangati para peserta CAT pada hari pertama pelaksanaan SKD TA. 2019," tulis BKN yang dilansir dari akun Twitter pada Senin (27/1/2020).

Bima mengimbau kepada para CPNS yang sedang melaksanakan ujian agar mengerjakan soal dengan teliti. Dia juga mengimbau agar mereka dapat mengelola waktu yang baik dalam ujian.

"Gunakan manajemen waktu yang baik saat melaksanakan ujian," ujar Bima.

5. Diawasi CCTV Tes SKD CPNS Bebas Kecurangan

Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji mengatakan secara keseluruhan Seleksi Kompetensi Dasar pada tahun ini berjalan dengan lancar dan aman. Karena Di tempat tes juga, penitia menyiapkan kamera CCTV untuk mengawasi para peserta dari tindak kecurangan. Sebelum masuk ke ruangan tes, peserta diwajibkan registrasi ulang, dilanjutkan dengan pemberian pin akses kepada peserta.

Setelah itu, peserta wajib menitipkan seluruh barangnya di loker yang disediakan panitia. Ke dalam ruangan, peserta tes hanya diperkenankan membawa kartu peserta dan kartu identitas.

"Jadi kalau ada yang bilang bisa minta tolong saudara, bisa menyuap, itu tidak mungkin," ucapnya.

6. Fasilitas Komputer untuk Peserta Disabilitas Ditambah

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan penambahan fasilitas berupa komputer khusus untuk formasi disabilitas. Komputer itu berwarna putih serta dilengkapi oleh headphone. Kemudian dilengkapi oleh fasilitas bahasa isyarat yang akan ditampilkan di layar komputer.

Para peserta SKD formasi disabilitas menggunakan komputer yang berbeda. Sedangkan perserta SKD bukan formasi disabilitas menggunakan komputer berwarna hitam.

7. Suami Istri Kompak Ikut SKD CPNS

Cerita ini berasal dari sepasang suami istri yang sama-sama daftar CPNS di instansi yang sama yaitu TVRI. Dua sejoli ini juga datang di titik lokasi yang sama, yaitu BKN Pusat.

"Kalau sudah cinta ke manapun kamu, aku ikut"💖#SobatBKN gt ga?😁.

Qori & Neng, spasang suami istri yg sama2 daftar CPNS di instansi yg sama, TVRI. Jd, mrk dtg bareng k Tilok BKN Pusat, Kamis (30/01/2020), dan pulang jg saling tunggu, uhuy," tulis akun twitter resmi BKN @BKNgoid, Kamis (30/1/2020).

8. Ini Ujian Selanjutnya yang Dihadapi CPNS Setelah Lulus SKD

Bagi peserta yang memenuhi ambang batas nilai alias passing grade maka berhak masuk ke tahap selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih mengatakan, tahapan SKB ini berbeda dari tahapan sebelumnya. Karena pada tahapan ini, nantinya para peserta akan duji bagaimana sikap dan perilakunya.

Dalam tahapan SKB Kementerian PANRB, terdapat empat materi yang akan diujikan, yakni uji kemampuan bidang sesuai dengan formasi yang dilamar, psikotes, tes TOEFL, dan wawancara.

9. Peserta CPNS Jangan Percayai Calo

Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih mengatakan, seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini diyakini bisa menutup celah calo dan menyaring individu terbaik. Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak menggunakan cara-cara tidak sehat dengan menyewa calo ketika akan mengikuti SKD.

“Saya minta para peserta untuk selalu berhati-hati jika ada yang mengiming-imingi dan menjanjikan bisa meloloskan. Itu omong kosong besar,” ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Jumat (31/1/2020).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini