Brexit, Inggris 'Cerai' dari Uni Eropa, Apa Dampaknya ke RI?

Sabtu 01 Februari 2020 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 01 20 2161637 brexit-inggris-cerai-dari-uni-eropa-apa-dampaknya-ke-ri-9Ar8lwgrHX.jpg Ekonomi Inggris (Foto: Shutterstock)

Selain di bidang ekonomi, menurut Owen Indonesia juga bisa mengambil keuntungan lain pasca Brexit ini. Pemerintah Inggris, kata Owen sudah mengambil langkah strategis sebagai negara yang semakin terbuka bagi seluruh dunia. Dia mencontohkan, bahwa mahasiswa/mahasiswi Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris, bisa tinggal dan bekerja di Inggris selama dua tahun lamanya setelah lulus, padahal sebelumnya hanya diperbolehkan tinggal dan bekerja di Inggris dalam waktu beberapa bulan saja.

“Kita ingin lebih banyak pelajar atau mahasiswa/mahasiswi Indonesia datang dan mengambil keuntungan dengan belajar di Universitas kelas dunia yang ada di Inggris. Kita juga ingin memperkuat perdagangan, investasi, dan hubungan politik dan hubungan kerjasama lainnya dengan Indonesia. Kita melihat semua potensi itu ada, dan saya tidak sabar untuk mengambil kesempatan itu,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat ekonomi CORE Indonesia, Moh Faisal, mengatakan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa ini tidak terlalu berpengaruh khususnya terhadap perekonomian Indonesia. Pasalnya, perekonomian Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh negara-negara seperti China, Asia Timur, ASEAN dan Amerika Serikat.

Meski begitu, Indonesia harus tetap waspada bagaimana perekonomian Britania Raya itu pasca keluar dari Uni Eropa, karena kalau perekonomiannya mengalami perlambatan maka otomatis ekspor Indonesia ke Inggris atau Eropa akan menjadi berkurang

“Adapun dampak yang bisa terjadi apabila kemudian kalau aftermath dari Brexit bagi Inggris dan Uni Eropa, kalau aftermath-nya berdampak misalkan slowing down pertumbuhan ekonomi Inggris, atau juga Eropa setelah lepas dari Inggris, itu berarti dampaknya kepada posisi perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa dan Inggris. Jadi kalau mereka mengalami slow down, potensi ekspor kita ke Uni Eropa dan Inggris berarti berkurang.Jadi, dampaknya kepada kinerja ekspor kita,” jelas Faisal.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini