Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Dana Desa, Anggarannya Rp72 Triliun hingga Skema Penyaluran Berubah

Fabbiola Irawan , Jurnalis-Senin, 03 Februari 2020 |07:13 WIB
Fakta Dana Desa, Anggarannya Rp72 Triliun hingga Skema Penyaluran Berubah
Ilustrasi Mata Uang Rupiah (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

6. Masih Banyak yang Tergiur Dana Desa

Menurut Sri Mulyani, angka anggaran dana desa yang tergolong fantastis ini membuat banyak oknum yang menginginkannya untuk kepentingan pribadi saja. Oleh karena itu, tidak sedikit yang ingin menjadi kepala desa.

"Sekarang banyak yang kepengen jadi kepala desa, karena ternyata dapat gaji secara langsung dari pemerintah, terus ada anggaran pastinya (dana desa). Jadi orang 'wah seneng juga yah jadi kepada desa'," paparnya.

Dengan angka dana desa yang tergolong tinggi, Menkeu menilai perlunya memperbaiki formula dan implementasi dari penggunaan dana desa sehingga dapat tepat sasaran. “Jadi kita memang juga harus terus memperbaiki formula maupun implementasi dari dana desa tersebut," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Sri Mulyani Ingin 75.000 Desa Dipimpin Kades Berkualitas

7. Banyak Aduan Tentang Penyelewengan Dana Desa

Tidak hanya banyak yang tergiur, Sri Mulyani juga mengungkapkan banyaknya aduan yang diterima mengenai penyelewengan penggunaan dana desa. Umumnya pengaduan itu dilakukan melalui media sosial oleh para warag net (netizen).

"Kalau di sosmed (sosial media) banyak feedback ke saya, bilang 'ibu tolong diawasi dana desa bu, kepala desa saya baru beli rumah baru', dan semacamnya," katanya.

8. Sejumlah Desa Siap Terima Aliran Dana

Di Gorontalo terdapat 13 desa yang siap menerima penyaluran dana, di Sulawesi Selatan atau lebih tepatnya di kabupaten Banteng sebanyak 45 desa siap menerima dana desa.

Untuk Kepulauan Riau, lebih tepatnya di Kabupaten Natuna 70 desa siap menerima dana ini. Lalu, Kalimantan Selatan sendiri siap sebanyak 100 desa yang berada di Kabupaten Balangan siap menerima dana ini.

Sulawesi Tenggara sendiri sebanyak 39 desa yang berada di Kabupaten Kolaka Timur siap menerima dana ini. Sedangkan sebanyak 3 desa siap menerima dana ini, ketiganya berada di kabupaten Pringsewu, Lampung.

Jawa Timur sendiri memiliki 194 desa yang berada di kabupaten Madiun dan sebanyak 49 desa di Kabupaten Pacitan siap menerima dana ini. Dan yang terakhir di Povinsi Nusa Tenggara Timur atau lebih tepatnya di kabupaten Manggarai Barat sebanyak 3 desa siap menerima dana ini.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement