Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Waspadai Perlambatan Konsumsi dan Investasi

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 07 Februari 2020 |20:32 WIB
Sri Mulyani Waspadai Perlambatan Konsumsi dan Investasi
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/Yohana)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, perlu mewaspadai komponen pertumbuhan ekonomi yang mengalami penurunan pertumbuhan pada kuartal IV-2019. Konsumsi rumah tangga dan investasi pertumbuhannya melambat jadi di bawah 5%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rumah tangga pada kuartal IV 2019 hanya tumbuh sebesar 4,97%, melambat dari posisi kuartal IV-2018 yang sebesar 5,08%. Kemudian, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi tercatat tumbuh 4,06% pada kuartal IV-2019, melambat dari periode yang sama di tahun 2018 yang sebesar 4,21%.

Baca Juga: BI Optimistis Ekonomi Tahun Ini Lebih Baik

"Kuartal IV-2019 harus kita waspadai, konsumsi turun di bawah 5% yaitu 4,97%, serta pertumbuhan investasi hanya 4% jauh di bawah yang kita harapkan di sekitar 6%," ujar Sri Mulyani dalam acara Business Gathering di Kempinski, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Padahal, lanjutnya, kedua komponen itu menjadi penopang utama pada perekonomian Indonesia. Konsumsi rumah tangga berkontribusi 57,32% pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan PMTB sebesar 33,80% terhadap PDB.

"Itu variabel yang sangat penting dalam perekonomian kita dari sisi domestik," tambah dia.

 Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,02%, BI: Itu Ditopang Permintaan Domestik

Sementara dari kondisi eksternal yang dipenuhi ketidakpastian membuat kinerja ekspor Indonesia terkontraksi. Hal ini pun menyulitkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terkerek lebih tinggi. Meski demikian, Sri Mulyani mengaku akan terus optimistis dalam menghadapi perekonomian di tahun 2020. "Meskipun optimistis tapi tetap harus waspada," katanya.

Sekedar informasi, pada kuartal IV-2019 ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 4,79, melambat dari posisi kuartal IV-2018 yang sebesar 5,17%. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi di sepanjang 2019 sebesar 5,02%, melambat dari 2018 yang sebesar 5,17%.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement