nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Impor dari China Disetop, Dampak Virus Korona

Vania Halim, Jurnalis · Sabtu 08 Februari 2020 08:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 320 2164960 fakta-impor-dari-china-disetop-dampak-virus-korona-oKJQjqxfLP.jpg Kontainer (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menghentikan sementara impor bahan pangan, produk makanan dan minuman dari China. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran virus Korona ke Indonesia.

Menteri Perdagangan (Mendag) menyatakan bahwa impor produk makanan dan minuman dari China diberhentikan sementara. Penghentian ini tidak akan menggangu stok produk makan dan minuman.

"Impor produk makanan, dan minuman dari China kami stop sementara. "(Mengganggu stok), sementara ini belum, nanti pasti ada alternatif. Kalau memang bahan itu tetap dibutuhkan dan tidak dan ada kekosongan di Indonesia otomatis kita mencari penggantinya," ujar Agus beberapa waktu lalu.

 Baca juga: Stop Impor Produk China Bakal Ganggu Pasokan? Ini Kata Mendag

Berikut ini Okezone telah mengumpulkan fakta-fakta impor barang China yang dihentikan ke RI:

1. Produk makanan dan minuman

Kemudian, lanjut dia, penghentian impor dari China ini hanya produk makanan, dan minuman. Sementara untuk ekspor Indonesia ke China masih tetap dilakukan.

"Penyetopan sementara baru makanan dan minuman," tandas Agus Suparmanto.

 Baca juga: Sepanjang 2019, Impor Indonesia Turun 9,53%

2. Akan mencari alternatif lain

Mendag menuturkan dengan penghentian impor sementara ini, Kemendag akan mencari alternatif lain. "Otomatis kita cari penggantinya, yakni ke negara lain," ungkap Agus Suparmanto.

Namun, lanjut dia, pihaknya belum bisa memastikan komoditas lainnya yang akan dilarang. Sebab dirinya masih dievaluasi dengan Kementerian lainnya.

"Jadi, ini kan masih kita evaluasi. Tak bisa kita putuskan sekarang. Sehingga saya bilang tadi. Nah kita harus tunggu pembahasan dengan Kementerian lain," kata Agus.

 Baca juga: Indonesia Masih Butuh Impor Garam Industri? Begini Jawaban Menperin

3. Selain produk makanan dan minuman, impor buah hingga ponsel akan terdampak

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, utamanya barang impor dari China adalah komputer (PC) dan laptop.

"Jenis barangnya hampir sama dengan bulan sebelumnya, buah pir, mobile phone tanpa baterai, dan utamanya PC sama laptop," ujar Kepala BPS Suhariyanto.

4. Kenaikan impor terbesar bulan Juli dari China

Suhariyanto menjelaskan, secara kumulatif Januari-Juli 2019 impor dari China mencapai USD24,73 miliar. Mengambil porsi terbesar yakni setara 29% nilai impor yang masuk dari berbagai negara.

"Impor yang kenaikannya lumayan tinggi pada bulan Juli adalah dari China sebesar USD1,5 miliar," kata Suhariyanto.

5. Defisit dagang dengan China melebar

Sejalan dengan peningkatan impor, neraca perdagangan Indonesia dengan China juga menjadi yang tertinggi dari negara lainnya yakni sebesar USD11,05 miliar. Semakin melebar dari periode akhir Juli 2018 yang sebesar USD10,33 miliar.

"Defisit dengan China memang menjadi dalam sekali," imbuh Suhariyanto.

6. Melarang impor live animal

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, guna mengantisipasi virus corona, sudah diputuskan untuk melarang impor binatang hidup dari Tiongkok. Di mana metode daripada transmisi penyakit corona melalui human to human dan juga melalui hewan liar.

“Soal Kementerian Perdagangan, maka kebijakan pemerintah adalah akan melarang impor live animal dari Tiongkok,” ujar Airlangga.

7. Akan ada dampak terhadap perekonomian nasional

Pemerintah, menurut Menko Perekonomian, akan mempersiapkan skenario berikutnya, karena dilihat dari akibat corona virus ini tentu akan ada dampak terhadap perekonomian nasional.

“Nah, kami akan memonitor terus karena memang di China sendiri akan terus dimonitor sampai pertengahan bulan Februari karena efek daripada virus itu, outbreak itu sampai pertengahan Februari dan efek daripada mereka punya karantina akan dievaluasi di akhir Februari,” katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini