Perekonomian Amerika Dihantui Penyebaran Virus Korona

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 08 20 2165475 perekonomian-amerika-dihantui-penyebaran-virus-korona-Fxnv5GnLHp.jpg Virus Korona Mewabah di China. (Foto: Okezone.com/Business Insider)

JAKARTA – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) mewaspadai dampak virus corona pada perekonomian negaranya. Pasalnya, ekonomi AS saat ini tengah membaik karena sejumlah risiko penurunan tengah mereda.

Penyebaran wabah virus corona masih akan menghantui perekonomian Negeri Paman Sam itu. Meskipun, turunnya industri manufaktur, pelemahan ekonomi dunia dan risiko kemungkinan resesi terlihat menurunkan akibat pada ekonomi AS.

"Risiko kerugian pada prospek AS tampaknya telah surut pada akhir tahun ini. Konflik atas kebijakan perdagangan agak berkurang, pertumbuhan ekonomi di luar negeri menunjukkan tanda-tanda stabil, dan kondisi keuangan mereda," kata The Fed.

Namun The Fed waspada mengenai virus corona yang masih akan mengawasi perekonomian AS. Di mana wabah berpotensi untuk menurunkan pasar saham.

Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan Jumat setelah rally selama empat hari karena investor mencerna laporan pekerjaan bulanan AS. Selain itu, investor juga tengah bersiap untuk perkembangan virus corona berikutnya.

Dow Jones Industrial Average turun 277,26 poin atau 0,94% menjadi 29.102,51. Kemudian S&P 500 kehilangan 18,08 poin atau 0,54% menjadi 3.327,7 dan Nasdaq Composite turun 51,64 poin atau 0,54% menjadi 9.520,51.

Baca Selengkapnya: Risiko Pelemahan Ekonomi AS Berkurang, The Fed Waspadai Dampak Virus Korona

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini