Share

50% Dana Bos Tahun Ini Bisa Digunakan untuk Bayar Gaji Guru Honorer

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 20 2166300 50-dana-bos-tahun-ini-bisa-digunakan-untuk-bayar-gaji-guru-honorer-mD1kPLmnHK.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2020 akan lebih fleksibel untuk kebutuhan sekolah. Sekolah melalui Kepala Sekolah bisa menggunakan 50% dana BOS untuk membayar gaji guru honorer yang selama ini banyak dikeluhkan.

"Jadi, penggunaan BOS sekarang lebih fleksibel untuk kebutuhan sekolah. Di mana melalui kolaborasi dengan Kemenkeu dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kebijakan ini ditujukan sebagai langkah pertama untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru honorer dan juga untuk tenaga kependidikan. Porsinya hingga 50%," ujar dia di Kantor Kementerian Keuangan (Kemekeu), Jakarta, Senin (10/2/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Ubah Mekanisme Pencairan Dana BOS

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut, mekanisme baru ini akan memberikan dampak yang positif bagi sekolah di daerah. Sebab, dananya akan langsung disalurkan ke sekolah-sekolah, anggarannya juga tidak kecil naik menjadi Rp52 triliun.

"Dengan skema ini, kita sangat berharap akan mendukung program Merdeka Belajarnya Pak Nadiem," ungkap dia.

Baca Juga: Sri Mulyani Tak Nyangka Dana BOS Masih Bisa Dikorupsi

Seperti diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melakukan perubahan mekanisme pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) langsung ke Rekening Sekolah. Dan dana yang biasanya ditransfer pemerintah dalam empat tahapan, diubah menjadi tiga tahap pada tahun ini

Penyaluran dana BOS dilakukan setelah Kemenkeu menerima rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berdasarkan laporan yang di-input langsung oleh sekolah melalui Aplikasi Dana BOS. Hal itu, ditujukan agar data Dana BOS tiap sekolah lebih akurat dan pelaporan yang lebih sederhana.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini