Wabah Virus Korona, Negara ASEAN Harus Perkuat Integrasi Ekonomi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 11 20 2166744 wabah-virus-corona-negara-asean-harus-perkuat-integrasi-ekonomi-lUNSLeeGo6.jpg Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka. (Foto: Okezone.com/Twitter Mari Elka)

JAKARTA - Pengembangan wilayah di negara masing-masing menjadi cara terbaik dalam kondisi yang penuh ketidakpastian seperti saat ini. Di mana kondisi ekonomi global tengah banyak ketidakpastian, ditambah lagi virus corona.

Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan, diperlukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh negara-negara terutama negara berkembang dalam mengantisipasi ketidakpastian global baik dari segi ekonomi maupun isu-isu lain. Prediksi pertumbuhan ekonomi dunia juga menurun, ditambah lagi adanya virus corona dan sebagainya.

Baca Juga: The Fed: Virus Korona Ancam Prospek Ekonomi Global

"Jadi sebetulnya asuransi kita sebenarnya adalah wilayah kita sendiri, karena Asia masih mengalami pertumbuhan," ujarnya, usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dirinya melanjutkan, saat ini penting untuk melanjutkan proses ataupun program integrasi ekonomi yang terjadi di ASEAN seperti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) yang melibatkan Asean dengan enam negara yang lain.

Baca Juga: Dampak Virus Korona Terus Meluas, Kian Mengancam Perekonomian China dan Global

"Jadi intinya walaupun ada ketidakpastian perdagangan di dunia, kita sebagai wilayah tetap terus melanjutkan proses keterbukaan maupun integrasi ekonomi yang terjadi di kawasan kita karena itu akan menjadi sumber pertumbuhan baru juga kan. Itu salah satu juga yang kita bahas tadi (bersama Presiden Jokowi)," tuturnya.

Dirinya pun menyampaikan kepada Presiden Jokowi untuk melanjutkan program reformasi struktural yang ada. Tujuannya, menciptakan lapangan pekerjaan baru dan sumber pertumbuhan baru di dalam negeri.

"Istilahnya kalau mengutip statementnya Christine Lagarde tahun lalu, saat lagi hujan atap kita sedikit bocor adalah saatnya kita memperbaiki atap kita, itu yang dimaksud adalah program reformasi struktural yang boleh dikatakan untuk Indonesia saat ini adalah yang prioritas," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini