nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Omnibus Law Cipta Kerja, Menko Airlangga Sebut Sudah Ajak 10 Serikat Pekerja Berdialog

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 17:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 12 20 2167442 omnibus-law-cipta-lapangan-kerja-menko-airlangga-sebut-sudah-ajak-10-serikat-pekerja-berdialog-AQUtnACdDG.jpg Airlangga Hartarto (Foto: Okezone/Heru)

JAKARTA - Pemerintah memastikan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) ini diterima oleh asosiasi dan serikat pekerja. Pasalnya, dalam pembuatan draft ini juga sudah mendapatkan masukan dari beberapa asosiasi serikat pekerja.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dalam pembuatan draft ini melibatkan 10 konfederasi. Bahkan tak hanya sekali dua kali, beberapa kali 10 konfederasi ini sudah diajak dialog.

 Baca juga: Draft Omnibus Law Cipta Tenaga Kerja Berisi 15 Bab dan 174 Pasal

"Jadi beberapa konfederasi, 10 konfederasi sudah diajak dialog," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Menurut Airlangga, dalam pembuatan draft ini juga sudah dibentuk tim oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. Oleh karena itu menurut Airlangga, RUU ini sudah disosialisasikan dengan baik termasuk dalam isu ketenagakerjaan yang menjadi isu utama sejak RUU omnibus law ini dibuat.

 Baca juga: Datangi DPR, Airlangga hingga Sri Mulyani Serahkan Draft RUU Cipta Lapangan Kerja

"Dengan menteri tenaga kerja, dan tentunya ada dibentuk tim, dengan demikian seluruh (stakeholder) sudah diajak dalam sosialisasi," jelasnya

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyebut pemerintah memasukan jaminan kehilangan pekerjaan ke dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Pasalnya, akan ada formula baru yang akan disampaikan setelah Surat Presiden diterima DPR RI. Mengenai formula pesangon yang akan memberikan 5 kali upah akan dibayarkan oleh pengusaha.

"Tapi berlaku bagi pengusaha besar. Tapi untuk formula pesangon bagi yang ter-PHK rinciannya nanti. Tapi prinsipnya kita ada pelayanan baru buat mereka yang ter-PHK jaminan kehilangan pekerjaan," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini