nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Soroti Impor Baja: Salah Satu Sumber Defisit Neraca Dagang

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 12:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 12 320 2167238 presiden-jokowi-soroti-impor-baja-salah-satu-sumber-defisit-neraca-dagang-Dj40NLxE2j.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyoroti impor bahan baku bagi industri baja dan besi. Selama ini, bahan baku menjadi kendala pengembangan industri baja dan besi di Indonesia.

Jokowi mengatakan, industri baja besi salah satu industri strategis nasional yang diperlukan nasional untuk membangun infrastruktur. Dari data yang dimiliki Kepala Negara, impor bahan baku besi dan baja menempati peringkat tiga besar.

“Ini menjadi salah satu sumber utama defisit neraca perdagangan kita, defisit transaksi belanja kita,” kata Jokowi dalam Rapat Terbatas tentang ketersediaan bahan baku bagi industri baja dan besi di Kantor Presiden, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga: 6 Fakta Defisit Neraca Dagang Mengecil Jadi USD3,2 Miliar di 2019

Dia berharap impor tersebut bisa ditekan dengan cara meningkatkan produksi di dalam negeri. Selama ini, kata dia, utilitas pabrik baja dalam negeri sangat rendah dan industri baja dan besi menjadi terganggu.

“Ini tidak dapat kita biarkan terus, kita perlu segera mendorong industri baja dan besi makin kompetitif, apa produksinya makin optimal sehingga perbaikan manajemen korporasi, pembaharuan teknologi permesinan, terutama di BUMN harus terus dilakukan,” ucap dia.

Baca Juga: Neraca Dagang Indonesia Defisit USD3,2 Miliar Sepanjang 2019

Namun, lanjut Jokowi, peningkatan produksi di dalam negeri saja tidak cukup. Pasalnya, pengembangan industri baja dan besi terkendala oleh bahan baku yang masih kurang.

“Karena itu terdapat tiga hal utama yang harus kita lakukan untuk meningkatkan ketersediaan bahan baku untuk industri baja dan besi. yang pertama, perbaiki sistem penyediaan bahan baku industri baja dan besi mulai dari ketersediaan dan kestabilan harga bahan baku sampai pada komponen harga gas yang juga perlu dilihat secara detil,” tukasnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini