Menhub: Banyak Maskapai Eropa Timur Minat Terbang ke Bali

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 13 320 2167751 menhub-banyak-maskapai-eropa-timur-minat-terbang-ke-bali-e41kimsehF.jpg Pesawat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah tidak hanya membicarakan masalah dan dampak, tapi mencari jalan untuk bagaimana mengisi slot-slot kosong yang selama ini digunakan oleh maskapai dari China. Di mana wabah virus korona menyebabkan kekosongan slot penerbangan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, pihaknya akan berupaya memberikan insentif berupa keringanan biaya izin slot, izin rute, dan izin penerbangan dengan persetujuan Menteri Keuangan.

“Ini kesempatan kita semua untuk berkolaborasi. Sebagai contoh Bali, banyak maskapai dari Eropa Timur yang ingin terbang namun masalahnya selama ini adalah ketidaktersediaan slot. Oleh sebab itu kami melihat peluang di mana saja negara yang antusias untuk pergi ke Indonesia,” jelasnya, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Ada Virus Korona, Maskapai Diminta Manfaatkan Slot Penerbangan Kosong

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menjelaskan, sebagai pengelola dari Bali Internasional Airport, pihaknya memiliki jumlah slot yang memang diminati berbagai maskapai yang ingin terbang ke Bali.

“Kami akan memprioritaskan penambahan penerbangan internasional yang memang sudah mengajukan permohonan ke kita. Di Bali takeoff-landing per jam sebanyak 30 penerbangan. Dan bisa kita tingkatkan menjadi 32 penerbangan,” kata Faik Fahmi.

Baca Juga: Imbas Virus Korona, Bakal Ada Insentif untuk Penerbangan

Sementara itu, Dirut AP II Muhammad Awaluddin juga menjelaskan, sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno Hatta, pihaknya memperkirakan ada 20-25 slot kosong dalam satu hari yang dapat segera dimanfaatkan oleh airlines.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini